Wali Kota Bima Lepas Kepergian Prajurit TNI

Kota Bima, Kahaba.- Ratusan prajurit TNI dari Satuan Petugas Kesehatan (Satgaskes) dan prajurit Yon Zipur hari ini bertolak kembali markas, setelah puluhan hari bertugas memberikan pelayanan kesehatan dan membersihkan sisa banjir di Kota Bima.

Walikota Bima menyampaikan sambutan pelepasan prajurit TNI diatas KRI Surabaya – 591. Foto: Bin

Acara perpisahan pun digelar dengan sederhana diatas KRI Surabaya – 591 yang bersandar di Pelabuhan Bima, Minggu (15/1). Hadir dalam kegiatan dimaksud, Walikota Bima HM. Qurais H. Abidin, Anggota DPR Ri H. Muhammad Syafrudin, Dandim 1608 Bima, Letkol. Inf. Yudil H dan sejumlah pejabat Pemerintah Kota Bima.

Mewakili Prajurit TNI, Komandan Satgaskes, Letkol I.  Ketut Sukarnanta menyampaikan, ada rasa kebanggaan tersendiri bisa hadir ditengah – tengah warga yang tertimpa musibah, memberikan pelayanan kesehatan dan membantu rakyat Kota Bima yang diterpa banjir bandang.

“Kami sangat bangga dengan tugas ini,” katanya.

Diakui pria yang juga dokter gigi, pertama tiba di Kota Bima, mereka menyaksikan masalah kesehatan sudah tidak berfungsi. Kondisi tersebut menggerakkannya untuk terus bekerja. Tidak berselang lama, prajurit dari Yon Zipur juga hadir di Kota Bima dengan armada untuk membantu memulihkan kondisi infrastruktur daerah.

“Dalam waktu 10 hari, sejumlah tugas itu sudah kami lakukan. Dari segi kesehatan, angka kesakitan sudah menurun. Kegiatan preventif juga sudah dilaksanakan dengan baik,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Sukarnanta juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga Kota Bima apabila selama mereka berinteraksi, ada tutur kata yang membuat tersinggung.

“Maafkan kami. Mohon doakan kami juga semoga pulang dengan selamat dan bisa bertemu dengan keluarga,” pintanya.

Di tempat yang sama, Wali Kota Bima HM. Qurais H. Abidin menyampaikan ucapan terimakasih yang begitu mendalam kepada TNI, yang telah bekerja keras siang malam, tidak mengenal lelah membantu seluruh masyarakat Kota Bima pasca bencana besar yang melanda.

“Ini bantuan yang sangat luar biasa. Kami sangat berterimakasih,” tuturnya.

Menurut Qurais, pasca banjir Kota Bima telah berubah menjadi kota yang dipenuhi sampah. Kondisi daerah yang membuat semua orang merasa sedih. Terlebih dirinya. Namun kehadiran TNI merubah segalanya.

“Dari hati yang paling dalam sekali lagi saya ucapkan terimakasih. Saya merasa bangga bisa bertemu dan ditengah-tengah orang hebat,  orang – orang yang mencintai NKRI,” tambahnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *