Keterlibatan LPMP NTB dalam Seleksi PTT Dipertanyakan DPRD

Kabupaten Bima, Kahaba.- Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bima, Wahidin mempertanyakan kebijakan pemerintah daerah melibatkan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Propinsi NTB dalam proses seleksi PTT Kesehatan Kabupaten Bima. (Baca. Seleksi PTT Dilaksanakan dengan Jujur dan Independen)

Anggota DPRD Kabupaten Bima, Wahidin. Foto: Ady

Menurut Politisi Partai Demokrat ini, kebijakan tersebut keliru karena LPMP dianggap tidak berkompeten dalam bidang kesehatan, tetapi hanya pada bidang penjamin mutu pendidikan.

“Kami heran dengan kebijakan pemerintah daerah. Apa maksudnya melibatkan LPMP. Padahal kami sudah sampaikan keberatan sejak awal,” sorotnya saat dihubungi melaui telepon seluler kemarin.

Pemerintah daerah dalam pelaksanaan seleksi kata Wahidin, memiliki otonomi sendiri tanpa harus melibatkan lembaga dari pemerintah propinsi. Sebab, anggaran yang dipakai dalam seleksi PTT bukan dari APBD I tetapi dari APBD.

“Kami berhak mengkritisi karena memang sejak awal terjadi kejanggalan dalam proses seleksi PTT,” ujarnya.

Kemudian persoalan lain yang mencuat dalam seleksi PTT lanjutnya, yakni indikasi pemalsuan STR dan pengalihan peserta ke formasi lain secara sepihak sudah diatensi Komisi I.

Apabila memang ada fakta baru terkait persoalan tersebut, pihaknya siap menerima pengaduan peserta sehingga bisa ditindaklanjuti upaya penyelesaiannya.

“Kita juga ada keinginan untuk memanggil Sekda, BKD dan Panitia terkait beberapa persoalan tersebut untuk meminta penjelasan,” tandas Wahidin.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *