Anggotanya Intimidasi Jurnalis, Kapolres Minta Maaf 

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kapolres Bima, AKBP. M. Eka Fathurrahman menyampaikan permohonan maaf kepada semua Jurnalis di Bima terkait arogansi oknum anggotanya terhadap 2 jurnalis saat meliput aksi bentrok di depan Kampus STKIP Tamsis Bima, Rabu (24/5) pagi. (Baca. Dilarang Liput Bentrok, 2 Wartawan Diseret Paksa Polisi)

Kapolres Bima AKBP. M. Eka Fathurrahman SIK. Foto: Bin

Dalam bertugas meliput aksi bentrok mahasiswa dari Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND), 2 Jurnalis masing-masing Herman dari Media Bima ekspress dan Online Bimakini.com serta Ibrahim dari Media Online Suararakyat mendapat perlakuan kasar dan dugaan intimidasi dari oknum Anggota Polisi di lokasi. (Baca. ?IJTI Kecam Sikap Aparat Intimidasi 2 Jurnalis

“Mohon maaf atas kesalahpahaman ini. Kalembo ade teman-teman Jurnalis,” kata Kapolres melalui pesan Whats App, Rabu siang.

Kapolres juga telah mengidentifikasi oknum anggotanya yang diduga bertindak arogan tersebut, yakni berinisial M. Ia berbanji akan menindak dan membina anggotanya tersebut.

“Untuk anggota saya yang melakukan pelanggaran pasti saya tindak. Mohon maklum. Saya akan bina anggota saya yang berinisial M,” janjinya.

Sementara itu, Jurnalis Senior Bima, Akhyar M Nur dari Media Online Tempo.co merespon baik permintaan maaf Kapolres dan janji membina anggotanya.

“Kami berharap insiden seperti ini tidak terulang kembali. Biar bagaimanapun, Kepolisian dan Jurnalis adalah mitra,” ujarnya.

Akhyar meminta Kapolres memberikan pemahaman kepada jajaran anggotanya, terutama yang bertugas mengamankan aksi di lapangan bahwa Jurnalis bekerja dilindungi undang-undang.

Selama kode etik Jurnalis dijalankan dengan baik lanjut dia, maka tidak boleh ada penghalangan dan tindak arogansi maupun perlakuan kasar terhadap Jurnalis.

“Sebagai mitra, Kepolisian bisa berkoordinasi dengan baik dengan Jurnalis bila ada hal-hal yang berlebihan,” ujarnya.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. Che guevara

    mantapp kapolres…

    anak buah berbuat dosa…anda selaku pimpinan mau bersikap bijaksana…

    lain kali bilang sama anak buahnya…
    kalo bekerja pakai otak…bukan otot….

    jurnalis itu bekerja hanya mengandalkan tinta dan secarik kertas…ditunjang dgn kamera..dan siap berada di situasi konflik…

    jadi hargailah mereka…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *