Selamatkan Teluk Waworada, Bupati Konservasi Terumbu Karang 

Kabupaten Bima, Kahaba.- Masa depan ketersediaan pangan yang bersumber dari komoditas  kelautan dan perikanan di Kecamatan Langgudu dan sekitarnya akan banyak ditentukan oleh keberlanjutan sumberdaya hayati yang ada di Teluk Waworada.

Bupati saat konservasi terumbu karang di Teluk Waworada. Foto: Hum

Sebagai wujud komitmen dan dukungan Pemerintah Daerah terhadap upaya peningkatan fungsi dan daya dukung sumberdaya kelautan, Rabu (14/6) pagi Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri melakukan konservasi Terumbu Karang di Kawasan Perairan Pulau Kambing Teluk Waworada Langgudu.

Bupati hadir didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima Hj Nurma, Camat Langgudu, M Rum dan beberapa pejabat teras lingkup Pemerintah Kabupaten Bima.

Setelah menempuh perjalanan selama 20 menit  menggunakan speed boat dari Dermaga Rompo ke Pulau Kambing, Bupati langsung melihat dari dekat proses penanaman bibit terumbu karang oleh  para pemuda Langgudu di pesisir barat pulau tersebut.

Bupati tampak antusias menyaksikan penanaman terumbu karang oleh pemuda Langgudu tersebut memberikan apresiasi atas inisiasi elemen masyarakat pesisir. “Pemerintah daerah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan akan terus mendukung upaya konservasi yang dilakukan oleh masyarakat setempat,” janji Bupati.

Pada kesempatan tersebut penggagas konservasi terumbu karang Teluk Waworada, Iskandar memaparkan,  kegiatan tersebut telah diakukan bersama karang taruna dan pemuda setempat selama 3 tahun terakhir dalam 6 tahap dengan luas areal kurang lebih 1 hektar.

Konservasi terumbu karang kata Iskandar, tidak dilakukan sendiri, tetapi juga mengikutsertakan para anggota Siswa Pecinta Alam (Sispala) SMK di Langgudu. Ke depan pihaknya akan melibatkan siswa SD untuk mengajarkan kepada generasi muda untuk mencintai dan menjaga sumber daya laut.

Selain upaya konservasi beberapa hal lain yang dilakukan lanjut Iskandar, adalah melakukan sosialisasi terus-menerus kepada masyarakat akan pentingnya menjaga sumber daya laut. Dirinya juga mengharapkan agar pemerintah membuat zona larangan pada areal konservasi agar terumbu karang di area konservasi terjaga kelestariannya.

“Untuk penataan lingkungan Pulau Kambing, selain konservasi juga telah dilakukan penanaman 500 pohon kelapa yang semuanya telah tumbuh dengan baik pada pulau seluas 10 hektar tersebut,” jelas dia.

*Kahaba-03/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *