Lawan Polisi dengan Pisau, Pelaku Curanmor Ditembak

Kota Bima, Kahaba.- Terlibat kasus Curanmor di Kos-kosan Kelurahan Santi Senin (7/8), 4 pemuda masing-masing AI (19) Mahasiswa asal  Desa Donggo Bolo, SA (26) asal Kelurahan Penanae,  ED (28) Keluraghan Penaraga, dan FR (26)  pemuda asal Kelurahan Penaraga diciduk dan ditembak polisi karena melawan.

Pelaku Curanmor saat diamankan. Foto: Dok Polres Bima Kota

Humas Polres Bima Kota IPDA Suratno mengatakan, saat mereka datang berkunjung ke kos-kosan milik Adi, niat jahat muncul dan direncanakan bersama AI dan kawan – kawan. Tapi motor tersebut diambil oleh FR bersama SA.

Sehari kemudian, sekitar pukul 02.30 Wita, Tim Opsnal menangkap FR yang sudah diketahui keberadaanya. Namun pada saat ditangkap di rumahnya, FR melakukan perlawanan dan menyerang polisi.

“Karena ingin menyerang polisi dengan sebilah pisau, pelaku dilumpuhkan dengan timah panas saat hendak melarikan diri,” ujarnya.

Selain mengamankan motor hasil curian dan motor pelaku untuk beraksi, polisi juga mengamankan dua buah bong diduga dipakai untuk mengisap Sabu-sabu. Untuk membuktikan hal tersebut maka pihaknya melakukan tes urin pada pelaku.

“Barang bukti sudah diamankan. Sedangkan pelaku sedang di rawat di RSUD Bima untuk mendapat perawatan karena kakinya tertembak,” ungkapnya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *