Bupati Telepon Dirjen Kementan, Distribusi Pupuk Diminta Dievaluasi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Pemerintah Kabupaten Bima melaksanakan serangkaian rapat evaluasi bersama perwakilan Pupuk Kaltim menyikapi kisruh pupuk seminggu terakhir. Rapat diawali di ruang Sekda dengan menghadirkan jajaran Dinas Pertanian dan Perkebunan serta Bagian Ekonomi Setda, Kamis (11/1) pagi.

Rapat soal pupuk di ruangan Sekda Kabupaten Bima. Foto: Dok Hum

Kasubbag Informasi dan Pemberitaan Humas Setda Kabupaten Bima Ruslan  mengatakan, hasil rapat bersama itu kemudian dilaporkan kepada Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri dan Wakil Bupati Bima H Dahlan M Noer.

Setelah mendengarkan pemaparan dari Sekda dan jajaran Dinas Pertanian dan Perkebunan, Bupati Bima langsung menelpon Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertaninan (Kementan) terkait masalah distributor pupuk dan jatah pupuk untuk Kabupaten Bima.

“Dirjen PSP Kementan merespon positif dan akan mempertimbangkan tambahan kuota pupuk bersubsidi bagi Kabupaten Bima. Sebab kebutuhan pupuk untuk Kabupaten Bima Tahun 2018 mencapai 34 ribu ton, sementara kuota sebesar 26 ribu ton,” paparnya.

Bupati Bima dikutip dari Ruslan menjelaskan, adanya satu distributor yang melayani distribusi pupuk di 9 wilayah dan ketimpangan dalam hal distribusi menjadi salah satu alasan untuk mengevaluasi izin bagi para distributor.

“Salah satu distributor memegang 9 wilayah sementara distributor lainnya hanya melayani 2 wilayah. Tentunya hal ini akan dievaluasi,” kata Bupati Bima.

Bupati Bima juga menginstruksikan Jajaran Dinas Pertanian dan Perkebunan untuk melakukan pengecekan lapangan di Woha, Bolo, Monta, Donggo, Sape dan Lambu dalam rangka evaluasi menyeluruh terhadap distribusi pupuk.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *