Didemo Warga, Ini Kata Kades Rasabou

Kabupaten Bima, Kahaba.- Menanggapi adanya aksi demonstrasi terkait perampasan tanah milik warga, Kepala Desa Rasabou Julkisman menjelaska, bahwa sertifikat atas nama aparatur desa telah dikembalikan sebanyak 8 sertifikat. (Baca. Rampas Tanah Warga, Pemdes Rasabou Didemo)

Kepala Desa Rasabou Julkisman. Foto: Yadien

“Kami tidak pernah kerja di atas tanah itu,” katanya. (Baca. Modus Tata Kota, Kades dan Perangkat Desa Rasabou Ambil Tanah Warga)

Namun dirinya membantah jika penandatanganan pengajuan penerbitan sertifikat dilakukan olehnya. Pasalnya, pada saat pengajuan sertifikat dirinya sedang berada di luar daerah.

“Saya siap mundur dari jabatan saya jika ada tanda tangan saya,” tegasnya.

Ia menjelaskan, saat terbitnya sertifikat tahun 2010 tersebut, pihaknya telah mencoret nama-nama yang tidak memiliki hak atas tanah tersebut. Kemudian beberapa waktu lalu, pihaknya bersama sejumlah masyarakat yang menggugat masalah tersebut telah sepakat, akan selesai diusut jika sertifikat sudah dikembalikan.

“Sertifikat sudah kami kembalikan tapi masih ribut,” ujarnya.

Meski demikian, jika masyarakat akan menggugatnya lewat hukum, pihaknya siap untuk mengikuti proses hukum yang berlaku.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *