Pemilu

Apel Siaga Pengawasan, Ketua Bawaslu Atina Ajak Tolak Politik Uang dan Politisi SARA

740
×

Apel Siaga Pengawasan, Ketua Bawaslu Atina Ajak Tolak Politik Uang dan Politisi SARA

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Badan pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bima menggelar Apel Siaga Patroli Pengawasan menghadapai masa tenang hingga pemungutan dan penghitungan suara pemilu 2024, Minggu 11 Februari 2024, di halaman kantor Walikota Bima.

Apel Siaga Pengawasan, Ketua Bawaslu Atina Ajak Tolak Politik Uang dan Politisi SARA - Kabar Harian Bima
Ketua Bawaslu Kota Bima Atina saat menyampaikan sambutan pada Apel Siaga Pengawasan. Foto: Ist

Apel siaga diikuti Pj Walikota Bima, TNI, Polri, KPU Kota Bima, Kejaksaan Negeri Bima, Kesbangpol, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Serta seluruh jajaran pegawas pemilu Panwaslu Kecamatan, PKD dan Pengawas TPS ini bertema Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA.

Inspektur apel Ketua Bawaslu Kota Bima Atina menyampaikan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya serius guna mengakselerasi kesiapan dan kematangan seluruh jajaran dalam menghadapi setiap tahapan pemilu, termasuk menyiapkan penyelenggaraan pengawasan masa tenang, pemungutan suara, penghitungan suara dan rekapitulasi serta kesiapan penanganan pelanggaran dan potensi sengketa proses pemilu.

“Tugas mengawasi pemilu adalah panggilan mulia yang harus kita tuntaskan dengan baik. Karena itu sudah sepatutnya pula kita meminta pertolongan Tuhan, agar kita dikuatkan dan dimampukan untuk menunaikan tugas dan panggilan ini dengan baik, hingga pada saatnya nanti seluruh jajaran bawaslu dapat mempertanggung-jawabkan amanah ini dihadapan Tuhan dan Seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

Hari ini dihadapkan dengan tugas mengawasi masa tenang hingga tiga hari ke depan. Masa ini merupakan salah satu fase krusial dalam pelaksanaan pemilu yang akan menguji integritas seluruh elemen bangsa termasuk didalamnya Bawaslu dan Peserta Pemilu.

Masa tenang cenderung diwarnai dengan praktik – praktik kecurangan: politik uang, propaganda Isu SARA, penyebaran berita bohong untuk saling menjatuhkan diantara sesama peserta, bahkan tak jarang terjadi benturan kekerasan antar massa pendukung peserta pemilu. Politik uang jelas-jelas melecehkan kecerdasan pemilih, merusak tatanan demokrasi serta meruntuhkan harkat dan martabat kemanusiaan.

Oleh karena itu, seluruh jajaran pengawas pemilu bersama-sama dengan masyarakat kita tolak dan lawan politik uang, demi pemilu yang bersih, berintegritas dan bermartabat.

“Itulah mengapa kita berdiri di sini dalam gelaran Apel Siaga Patroli Pengawasan “Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA’ Pada Masa Tenang”. Hari ini seluruh Bawaslu berdiri serentak sebagai tanda kesiapan untuk mengawasi tahapan puncak dalam pemilu tahun 2024,” tegasnya.

Kerja pengawasan yang dilakukan selama hampir 2 tahun ini akan menjadi sia-sia, jika petugas Pengawasan gagal pada tahapan puncak ini. Untuk itu inilah kesempatan untuk menunjukan bahwa seluruh jajaran Pengawas Pemilu Kota Bima siap mengawasi dan mengawalnya.

“Oleh karena itu, saya mengingatkan kepada seluruh jajaran pengawas, untuk senantiasa menjaga integritas. Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan keadilan Pemilu,” tambah Atina.

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Bima HM Rum menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran pengawas pemilu serta stakeholder telah mengawal masa kampanye selama ini. Untuk menciptakan suasana kondusif selama masa tenang, seluruh bagian pengawas pemilu diharapkan berkomitmen menegakkan peraturan yang ada

“Saya meminta pengawas pemilu sampai ke tingkat tetap menjaga netralitas, profesional dan berintegritas dalam menjalankan tugas. seperti, hindari segala bentuk intervensi serta konflik kepentingan yang mungkin didapatkan selama bertugas,” inginnya.

*Kahaba-01