oleh

Akbid Surya Mandiri Bima Gelar PPS

-Kabar Bima-21 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Akbid Surya Mandiri Bima menggelar kegiatan Pengenalan Program Studi (PPS) untuk 40 mahasiswa angkatan IX Tahun Ajaran 2016-2017, sejak Senin (1/8) sampai Jumat (5/8) di halaman kampus setempat.

Mahasiswi dan jajaran dosen Akbid Suara Mandiri foto bersama saat Pengenalan Program Studi (PPS). Foto: Eric
Mahasiswi dan jajaran dosen Akbid Suara Mandiri foto bersama saat Pengenalan Program Studi (PPS). Foto: Eric

Kegiatan yang ditandai dengan pemotongan pita dengan pelepasan balon udara oleh Ketua Yayasan, H. Jubair. Kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan upacara, penyampaian visi dan misi, pengenalan program, kurikulum serta aturan kampus.

“Kegiatan PPS kali ini sangat berbeda pelaksanaanya dengan tahun kemarin. Ada banyak perubahan sistem yang dilakukan. Tahun lalu, tidak ada pemotongan pita, pelepasan balon, penanaman Emotional Spriritual Question (ESQ). Tapi di tahun ajaran 2016-2017 berbeda, ditambah dengan pengembangan kreatifitas mahasiswa dengan berwirausaha,” ujar Ketua panitia PPS, Tri Yubuah kepada Kahaba.net, Selasa(2/8).

Dijelaskannya, acara PPS bertujuan untuk agar mahasiswi lebih mudah berinteraksi dengan semua peraturan dan disiplin yang berlaku di kampus. Kemudian menjalin keakraban, silaturahim dan kebersamaan bersamaan jajaran pihak kampus, dosen dan juga seluruh mahasiswa, serta berbagai kebijakan yang mengarah pada punishment, bila ada mahasiswa yang melakukan pelanggaran, dan reward bagi yang berprestasi.

Dari kegiatan PPS, sambungnya, mahasiswa dibekali dengan ilmu pengetahuan tentang dasar kebidanan, agama, program, peraturan kampus dan penanaman nilai sopan santun, baik sesama mahasiswa maupun terhadap tenaga pendidik. Karena biasanya setiap calon mahasiswi apabila tidak dibekali dengan PPS, dia kerap melanggaran peraturan yang berakhir bermasalah.

Sementara itu Ketua Yayasan H. Jubair mengungkapkan, PPS merupakan program yang tidak bisa ditawar bagi setiap mahasiswa, sebelum memasuki bangku perkuliahan. Dari kegiatan tersebut, mahasiswa akan dibekali prinsip dan cara berinteraksi. Pembekalan seperti ini sangat penting demi menempa calon-calon bidan yang professional, handal dan berakhlakul karimah.

“Di perkuliahan mereka dibebankan dengan tugas mata kuliah masing-masing. Artinya waktu untuk belajar mengenai cara beretika yang baik, sopan santun dan disiplin sangat sedikit. Untuk itulah kita menginginkan mahasiswa menjadi bidan-bidan yang professional, handal dan berakhlakul karimah serta mudah menyesuaikan diri di tengah-tengah masyarakat,” tegasnya.

Salah satu mahasiswa Iftikah yang mengikuti PPS mengatakan, meskipun ini hari pertama mengikuti rangkaian kegiatan, namun sudah memeroleh pengetahuan yang banyak dan berbeda dari apa yang biasanya dilakukan ketika masih sebagai siswa.

Dirinya merasa tertarik mengikuti PPS, karena diajari arti kesetiakawanan dan kerjasama serta bagaimana bertutur kata dengan sopan, mengenal program dan visi dan misi kampus. Selain itu juga, diajarkan untuk disiplin, dan mengembangkan kreatifitas dan inovasi dalam mengembangkan kemampuan. Kemudian hasilnya tersebut, kami berikan bantuan kepada orang yang membutuhkan.

*Eric

Komentar

Kabar Terbaru