oleh

Warga Segel PDAM Nungga

Kota Bima, Kahaba.- Ratusan warga Kelurahan Nungga menyegel Air PDAM. Masyarakat memprotes karena tidak terima iuran air dibayar, sementara air tersebut bersumber di daerah mereka.

Ilustrasi
Ilustrasi

Koordinasi aksi Bobi Hermanyah mengatakan, sudah bertahun-tahun masyarakat Nungga membayar iuran Air PDAM. Mestinya, Pemerintah bisa melihat dan mengeluarkan kebijakan agar masyarakat Nungga tidak perlu membayar iuran tersebut.



“Air ini beraal dari Kelurahan kami, ko’ kami yang punya air harus disuruh bayar lagi,” keluhnya, Sabtu (6/8).

Baca:   PDAM Laporkan Warga Nungga ke Polisi

Lanjut Bobi, masyarakat Nungga meminta Pemerintah yang pemegang aset tersebut segera melakukan evaluasi kebijakan yang mengharuskan warga Nungga membayar iuran.

“Kami tidak akan membuka penyegelan tersebut sebelum Pemerintah segera mengambil Kebijakan yang seperti kami minta,” tegasnya.

Selain itu, Bobi juga menghimbau agar pipa yang berada di sepanjang jalan Kelurahan Nungga segera dipindahkan ke sisi pinggir jalan. Jika tidak dipindahkan, maka pipa-pipa tersebut akan pecah, karena sepanjang jalan tersebut lagi lagi diperbaiki.

Baca:   Lurah Sarae Mulai Berkantor, Warga Masih Protes

“Alat Berat yang memperbaiki jalan akan merusak pipa air yang berada di tengah jalan,” tambahnya.

*Deno


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.