Lutfi Ingin Peran Asisten dan Staf Ahli Akan Dimaksimalkan

Kota Bima, Kahaba.- Walikota Bima HM Lutfi menegaskan bahwa pengisian jabatan yang lowong murni karena kebutuhan birokrasi, untuk membantu dirinya bersama Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan menjalankan roda pemerintahan. (Baca. 6 Pejabat Eselon II dan III Pemkot Bima Dirombak, Berikut Nama-Namanya)

Walikota Bima HM Lutfi saat ambil sumpah jabatan pejabat eselon II dan III. Foto: Ist

“Reformasi birokrasi harus dilakukan, agar program pemerintahan bisa berjalan dengan baik dan terarah,” ujarnya saat menyampaikan sambutan pada acara pelantikan 6 pejabat eselon II dan III, di aula Kantor Pemkot Bima, Rabu (5/12).

Mantan anggota DPR RI 2 periode tersebut berkeinginan kedepan pihaknya akan memaksimalkan pedan dan tugas pejabat asisten dan staf ahli yang selama ini hanya bertugas sebagai penelaah saja, dan bahkan banyak menganggap jabatan buangan.

Kata dia, peran asisten dan staf ahli akan lebih dimaksimalkan. Kemudian memberikan masukan secara intens kepada kepala daerah, dan bersama – sama menjemput program pusat untuk masyarakat Kota Bima.

“Asisten dan staf ahli akan ikut bersama saya dan Wakil Walikota serta kepala OPD, untuk menjemput program pembangunan,” katanya.

Lutfi mengakui, perombakan ini sudah lama direncanakan, mengingat beberapa jabatan di masing-masing OPD selalu tambal sulam. Artinya, mengisi jabatan yang kosong ditiap OPD, lalu jabatan yang ditinggalkan harus diisi penuh, agar birokrasi bisa berjalan lebih maksimal.

“Yang pasti kepada para pejabat yang dilantik hari ini, berdasarkan kualitas dan kemampuan. Bukan karena dendam, karena ini bukan jaman kolonial,” tandasnya.

Kepada pejabat yang dilantik tambahnya, kedepan akan diuji dengan kinerja dan tanggungjawab. Maka dari itu, ia berharap agar pejabat yang dilantik bisa bekerja dengan penuh amanah. Masyarakat Kota Bima menunggu karya dan bhakti.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *