Pemuda Desa Nggembe Dipanah, Polisi Bekuk Terduga Pelaku

Kabupaten Bima, Kahaba.- Pemuda warga RT 10 Desa Nggembe Kecamatan Bolo, Ki Apriyansah (16) dipanah oleh terduga pelaku IM (34) warga Desa Sanolo, Rabu (22/1) sekitar pukul 22.45 Wita di Desa Sondosia.

Terduga pelaku yang memanah Pemuda di Desa Nggembe saat diamankan. Foto: Ist

Kapolsek Bolo IPTU Juanda mengatakan, petugas piket yang mendapat laporan warga tentang kejadian itu langsung bergerak menuju TKP dan Puskesmas Bolo, karena korban telah dibawa ke puskesmas.

“Selain turun ke TKP penganiayaan. Anggota juga cek kondisi korban di Puskesmas Bolo,” ujarnya.

Ia membeberkan, menurut keterangan saksi, saat itu korban sedang duduk bersama dengan kedua saksi beserta beberapa teman lainnya di apotik sebelah selatan RSU Sondosia. Kemudian datang kedua pelaku menggunakan motor Scoopy warna putih polos, felk trali, lampu motor kelap kelip dari arah selatan dan berhenti di depan korban dengan teman-temannya tersebut, kemudian langsung mengeluarkan panah dan parang.

“Terduga pelaku dengan ciri ciri, pendek, rambut di bagian belakang panjang, baju hem panjang motif kotak kotak, dan celana levis warna putih langsung memenah ke arah korban dengan teman temannya tersebut, sehingga mengenai bagian pantat korban,” ungkapnya.

Setelah itu, terduga pelaku langsung meninggalkan tempat tersebut dengan mengendarai motor ke arah utara, sedangkan korban langsung dibawa ke Puskesmas Bolo.

Kapolsek mengungkapkan, sekitar pukul 02.30 Wita anggota piket SPKT I dengan Piket Reskrim dan Subsektor Daru dipimpin oleh KA SPKT I Aipda. Junaidin melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Selain IM anggota juga tangkap AR (21) asal RT 13 Desa Tambe yang juga diduga terlibat,” ungkap dia.

Kedua terduga pelaku penganiayaan tersebut ditangkap di kediaman Usman warga Desa Tambe, beserta Barang Bukti (BB) berupa panah jenis ketapel dengan 3 busur anak panah beserta sarung parang.

“Sedangkan parang sudah dibuang oleh terduga pelaku,” terangnya.

*Kahaba-10

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *