Atasi Kekeringan, BPBD Keluhkan Kekurangan Dana

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kekeringan disejumlah wilayah di Kabupaten Bima diakui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima tak cukup mampu untuk ditanggulangi. Pasalnya, minimnya dana membuat Badan terkait tidak bisa berbuat banyak.

Ilustrasi

Ilustrasi

Kepala BPBD Kabupaten Bima, A. Wahab Usman, SH mengaku anggaran yang dialokasikan Pemerintah Pusat dan Provinsi Tahun 2014, tidak cukup menanggulangi kekeringan yang melanda di sejumlah wilayah.

“Saat ini kami kesulitan dana, karena anggaran yang dikucurkan masih kurang. Sementara daerah yang dilanda kekeringan sangat banyak,” ujarnya.

Kata dia, dana bantuan yang dialokasikan Pemerintah Pusat dan Provinsi sebesar Rp 120 juta, namun hanya bisa membantu warga selama dua bulan. Dana itu dilakokasikan untuk penyaluran air bersih di lima Kecamatan dari 18 Kecamatan yang tersebar di Kabupaten Bima. Diantaranya, Kecamatan Donggo, Soromandi, Bolo, Woha dan Pali Belo.

Mengingat cakupan daerah yang dilanda kekeringan sangat banyak, pihaknya meminta tambahan dana dari Pemerintah Pusat agar bisa mengatasi masalah kekeringan tersebut. Apalagi pengananan bencana kekeringan bersifat darurat dan sangat mendesak.

Di Kabupaten Bima terdapat beberapa Kecamatan yang mengalami kekeringan parah antara lain, Kecamatan Donggo, Soromandi, Tambora dan sejumlah wilayah lainya yang berdampak pada sulitnya mendapatkan air bersih.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *