Dewan Minta Sekda Kota Bima Diganti

Kota Bima, Kahaba.- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima Ir. M. Rum saat ini telah masuk Masa Persiapan Pensiun (MPP). Rentang waktu sebelum pensiun itu mestinya digunakan oleh Walikota Bima untuk segera melakukan analisa dan pengajuan nama Sekda baru, untuk mengganti jabatan Sekda sekarang.

Anggota DPRD Kota Bima, M. Irfan S.Sos MSi. Foto: Bin

Anggota DPRD Kota Bima, M. Irfan S.Sos MSi. Foto: Bin

Pernyataan itu disampaikan oleh Anggota Komisi I DPRD Kota Bima M. Irfan, S. Sos. Menurut dia, di waktu MPP Sekda, Walikota Bima sudah mulai melakukan analisa dan pengajuan nama Sekda baru untuk diserahkan ke Gubernur, sebelum Sekda sekarang diganti.

“Kami dengar Walikota Bima HM. Qurais H. Abdin punya rencana mutasi untuk Kepala Dinas. Tapi, jangan hanya setingkat Kadis saja yang dimutasi. Walikota juga harus segera mengganti Sekda yang saat ini telah masuk tahap MPP,” desaknya, Rabu (19/8).

Kata dia, dari sekarang Walikota Bima mulai menyeleksi calon Sekda untuk menggantikan H. M. Rum. Jangan biarkan Sekda sekarang pensiun penuh tanpa adanya MPP. Kalau diberikan kesempatan pensiun penuh, maka hal itu akan berdampak buruk bagi Kota Bima kedepan. “Bisa saja ada masalah yang muncul dikemudian hari, setelah dia pensiun,” katanya.

Duta PKB itu merasa khawatir, H. M. Rum dengan sisa MPP memanfaatkannya untuk memperkaya diri. Karena yang terjadi saat ini, fee proyek dan lainnya tetap di dapat oleh yang bersangkutan.

Sementara itu, Kepala BKD Kota Bima, Drs. Muhtar Landa, MH yang ditanya MPP Sekda Kota Bima, ia enggan berkomentar terlalu jauh. “Kalau masa pensiunnya 2016 akan selesai. Untuk jelasnya, silahkan tanya langsung ke Sekda,” sarannya, Via Hp.

*Bin/Teta

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *