Tertangkap Basah, Pencuri Ternak di Lambu Dibakar Massa

kriminal (ilustrasi)

Bima, Kahaba.- Naas bagi kelompok pencuri ternak yang selama ini telah meresahkan warga Kecamatan Lambu Bima, tiga pelaku pencurian ternak tertangkap basah sedang menyembelih ternak hasil curiannya, warga yang murka kemudian menangkap bahkan salah satunya dibakar hidup-hidup, satu lainnya babak belur dihakimi, sementara lainnya berhasil melarikan diri kearah pegunungan namun masih diburu pihak kepolisian. Kejadiannya Rabu (28/3) pagi sekitar pukul 05.00 wita disekitar wilayah pantai Papa. ternak jenis kerbau kini telah diamankan pihak kepolisian sebagai barang bukti.

Selain membakar dan mengahikimi pelaku, wargapun melampiaskan kamarahannya dengan membakar salah satu motor para pelaku, informasi terakhir Pelaku yang tewas dibakar berinisial Mk (40), luka serius Br (35) kini dirawat intensif di Puskemas Sape dalam kondisi koma dan salah satunya berhasil melarikan diri ketiganya diketahui warga Kecamatan Lambu, informasi terakhir, pelaku yang kini dirawat intensif di Puskemas Sape masih tidak sadarkan diri dan dijaga ketat aparat kepolisian.

Informasi dari warga Lambu, kronoligis kejadiannya berawal dari kemarahan warga yang selama ini merasa kehilangan ternak hampir setiap hari, oleh karena hal tersebut kemudian warga melakukan pengintaian terhadap para pelaku dan kebetulan ketika berada dipantai Papa dan menyembelih ternah hasil curiannya warga kemudian mengepung lantas menggelandang para pelaku. Marah kemudian warga membakar salah satu pelaku dan pelaku lain dihajar.

Sementara Kapolsek Lambu, IPTU. M. Kosim kepada wartawan membenarkan bila ketiga pelaku tersebut memang sudah menjadi target pihaknya lantaran kerap melakukan aksi pencurian ternak diwilayah Lambu, namun sebelum berhasil diamankan warga lebih dulu melakukan pengintai dan menangkap basah para pelaku. Para pelaku sendiri salah satu telah dibakar dan satu lainnya babak belur sementara rekannya yang lain berhasil melarikan diri.[BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *