Pendidikan di Tambora Harus Jadi Prioritas

Kabupaten Bima, Kahaba.- Berbagai sektor di Kecamatan Tambora hingga kini masih jauh tertinggal dengan kecamatan lainnya di Kabupaten Bima. Salah satunya sektor pendidikan. Baik dari aspek sumber daya manusia maupun aspek sarana dan prasarana pendidikan sangat memprihatinkan.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Bima M. Karman. Foto: Ady

Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Bima M. Karman. Foto: Ady

Untuk itu, menurut Anggota DPRD Kabupaten Bima, M Karman, Kecamatan Tambora ke depan harus menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Bima. Tak hanya aspek pendidikan, tetapi juga semua aspek di Tambora harus menjadi perhatian.

“Dari berbagai aspek, Kecamatan Tambora sangat tertinggal dibanding wilayah lainnya di Kabupaten Bima. Harusnya, perhatian pemerintah untuk 5 tahun ke depan diarahkan semuanya ke Tambora,” kata Duta PAN ini, Jum’at (22/4) siang.

Harus diakui kata Anggota Komisi IV ini, perhatian pemerintah terhadap daerah Tambora selama ini masih sangat kurang. Indikatornya bisa dilihat dari kondisi infrastruktur jalan, jembatan dan drainase yang buruk. Sektor lainnya pun tak kalah menyedihkan seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi dan sosial.

Padahal Kecamatan Tambora dinilainya, memiliki banyak potensi yang bisa dijadikan ikon Kabupaten Bima. Sebab nama Tambora sudah dikenal oleh dunia karena gunungnya. Apalagi saat ini Gunung Tambora sudah ditetapkan sebagai Taman Nasional dan Cagar Budaya.

“Lihat saja Kabupaten Dompu begitu semangat memperkenalkan Tambora kepada daerah lain. Kenapa kita yang memiliki sebagian besar wilayah Tambora tidak bangga untuk mengelolanya,” ujar dia.

Karman juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Bima untuk secara perlahan mulai menghapus stigma negatif Tambora sebagai daerah buangan. Hal ini dinilainya memperburuk citra Tambora dimata publik. Sehingga orang-orang, terutama pegawai menganggap Tambora sebagai momok menakutkan.

“Bila semua sektor di Tambora sudah mendapat sentuhan maksimal dari Pemerintah, maka yakin Tambora akan menjadi magnet bagi siapa pun sebagai tempat kunjungan,” tambahnya.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *