Bupati Bima Sidak SMAN Woha

Kabupaten Bima, Kahaba.- Memastikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berjalan sebagaimana biasa, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri didampingi Inspektur Kabupaten Bima, Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Bima Camat Woha dan sejumlah pejabat terkait lainnya, Rabu (5/10) melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di SMA Negeri 1 Woha dan SMA Negeri 2 Woha.

Bupati Bima saat sidak di SMAN 1 Woha. Foto: Hum

Bupati Bima saat sidak di SMAN 1 Woha. Foto: Hum

Dihadapan para guru di sekolah yang dipimpin Najamuddin itu, Bupati Bima dalam arahannya mengatakan penting bagi kepala sekolah baru dan kepala sekolah yang lama untuk membuat batasan melalui serah terima jabatan , agar tidak terjadi tumpang tindih tanggungjawab antara kedua pejabat, terutama dalam hal pengelolaan administrasi sekolah.

Berkaitan dengan mutasi dan rotasi tenaga fungsional dijajaran Dinas Dikpora Kabupaten Bima Bupati menegaskan, pelantikan tersebut demi kebutuhan organisasi dan dalam  proses pengangkatan pejabat, Bupati dan Wakil  Bupati mempertimbangkan berbagai sisi, bukan semata-mata kepentingan politik meskipun kepala daerah diusung oleh partai politik.

Menyinggung maraknya informasi di  media sosial yang menyoal mutasi, Bupati mengatakan, dialam demokrasi seperti ini, kebebasan berpendapat dilindungi UU, tetapi selaku pendidik, harus mampu memberikan arahan dan batasan tentang apa yang boleh dan tidak dilakukan oleh anak didik dan juga pendidik sendiri.

“Jadikan fungsi sebagai tenaga pengajar dalam mengarahkan dan melihat putra putri sebagai tugas terdepan,” harap Bupati.

Pada kesempatan tersebut Bupati juga mengatakan pentingnya kebersamaan antara kepala sekolah dan para guru. Karena kemampuan kepala sekolah dalam memimpin perlu mendapatkan dukungan yang kuat dari para guru.

Para guru diharapkan secara bersama-sama dapat mengawasi aktivitas di sekolah. Karena itu Bupati juga membuka komunikasi yang seluasnya kepada guru untuk menyampaikan keluhan berkaitan dengan kebijakan. Tetapi guru diingatkan bahwa informasi yang disampaikan tidak dimaksudkan untuk membantu mencari solusi terbaik terhadap masalah yang dihadapi sembari meminta guru mencatat nomor handphone.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *