Banjir Meluap di Kota Bima dan Kabupaten Bima

Kota Bima, Kahaba.- Banjir kembali meluap di sejumlah Kelurahan di Kota Bima dan Desa Kabupaten Bima, Minggu (26/3). Hujan yang turun sejak tadi siang hingga malam hari, menyebabkan banjir menggenai sejumlah wilayah.

Banjir meluap disalah satu Kelurahan di Kota Bima. Foto: Abuyas (Facebook)

Saat ini, warga sudah memilih mengungsi. Karena khawatir hujan akan mengguyur hingga tengah malam nanti. Bahkan BMGK Bima sudah mengeluarkan peringatan siaga ancaman banjir untuk wilayah Kota dan Kabupaten Bima.

Di Kota Bima sendiri, sejumlah Kecamatan dan Kelurahan sudah digenangi banjir. Warga memilih untuk mengungsi di tempat yang lebih tinggi. Seperti Masjid dan pemukiman warga yang berlantai dua.

Seperti di Kecamatan Mpunda dan Paruga, di beberapa kelurahan air sudah meluap dan mencapai lutut orang dewasa. Demikian juga sejumlah Kecamatan di Kabupaten Bima sudah lebih dulu tergenang banjir.

Berdasarkan informasi yang disampaikan BMKG Bima melalui Laman Faceook resmi menjelaskan, nilai Precipitation Acumulation (PAC) tanggal 26 Maret 2017 pukul 15.50 Wita terlihat bahwa akumulasi curah hujan diwilayah Kecamatan Woha, Monta, Belo Langgudu, Wawo dan Bolo mengalami peningkatan berkisar antara 25-50 mm. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan banjir.

Kemudian, peringatan dini cuaca NTB tanggal 26 Maret 2017 pukul 17.00 Wita masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang-lebat pada pukul 17.10 Wita di wilayah Kecamatan Ambalawi, Wera, Bolo, Mpunda, Soromandi, Woha, Monta, Belo, Hu’u, Woja, Dompu, Madapangga, Wawo, Sape, Lambu, dan dapat meluas ke wilayah Palibelo, Rasana’e Barat, Asakota, Raba dan Rasana’e Timur. Kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga pukul 19.10 WITA.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *