Simulasi SIPOL, KPU Siap Hadapi Tahapan Pemilu 2019

Kota Bima, Kahaba.- Upaya KPU Kota Bima memantapkan persiapan verifikasi partai politik calon peserta Pemilu 2019 terus dilakukan. KPU Kota Bima melakukan simulasi Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL) yang melibatkan semua pegawai KPU Kota Bima.

Simulasi SIPOL yang diperagakan pegawai KPU Kota Bima. Foto: Dok. KPU

Kegiatan tersebut untuk menggambarkan bagaimana alur kerja pelayanan Tim Helpdesk dalam melayani calon partai politik yang hendak berkonsultasi terkait aplikasi SIPOL.

Ketua KPU Kota Bima Bukhari menjelaskan, 5 Komisioner KPU Kota Bima memutuskan agar Helpdesk Sipol segera melaksanakan simulasi sebelum komisioner menghadiri rapat koordinasi di KPU Provinsi NTB di Mataram.

Untuk itu, tidak terkecuali tim Helpdesk SIPOL, seluruh pegawai di lingkungan Sekretariat KPU Kota Bima mesti mengikuti simulasi, agar seluruh alur kerja verifikasi partai politik mulai dari penerimaan tamu hingga pengisian aplikasi SIPOL itu sendiri dapat dipahami oleh semua pegawai.

Selain itu, simulasi Sipol juga bisa menggambarkan di bagian mana saja yang menjadi kendala bagi tim helpdesk SIPOL dalam melayani partai politik nanti.

“Dengan melakukan simulasi ini, kita dapat mengetahui tugas masing-masing tim helpdesk SIPOL dan apa saja yang menjadi persoalannya,” ujar Bukhari.

Dalam simulasi yang gelar di kantor setempat, tahapan mulai dari petugas keamanan yang siap menerima anggota partai politik dengan buku tamunya. Setelah mengisi daftar hadir dan buku tamu di resepsionis, partai politik diminta untuk menunjukkan identitas KTP, KTA dan SK sebagai penghubung atau surat tugas dari partai yang mendelegasikannya.

“Identitas tersebut akan disimpan oleh resepsionis dan diganti dengan tanda pengenal sebagai Visitor Helpdesk SIPOL yang telah disediakan oleh KPU Kota Bima,” paparnya.

Selain itu, resepsionis juga menyediakan formulir konsultasi untukdi isi oleh partai politik. Formulir konsultasi ini memuat apa saja yang menjadi permasalahan partai politik untuk dikonsultasikan kepada helpdesk SIPOL.

Nantinya, isi dari formulir konsultasi inilah yang kemudian diarahkan oleh resepsionis kepada tim Helpdesk SIPOL untuk dijawab sebagai solusi oleh Tim Helpdesk Sipol. Tim Helpdesk SIPOL menyediakan 2 unit LAPTOP dan beberapa Tim di dalamnya dengan sebuah ruangan khusus tempat konsultasi.

Setelah selesai berkonsultasi, Visitor ini dapat mengambil kembali identitasnya di resepsionis tadi dengan menyerahkan tanda pengenal Visitornya.

“Kendati ini hanya berupa simulasi dan menggunakan portal uji coba, tim helpdesk SIPOL merasa sudah siap untuk menghadapi tahapan verifikasi partai politik yang sebenarnya,” tambah Bukhari.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *