Hari Tani, PMII Demo Dinas Pertanian Kota Bima

Kota Bima, Kahaba.- Memperingati Hari Tani Nasional, puluhan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi di kantor Dinas Pertanian Kota Bima, Senin (25/9). Massa aksi mendesak pemerintah memperhatikan lahan pertanian dan nasib petani di Kota Bima.

PMII saat aksi di depan Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Bima. Foto: Deno

Koordinator Aksi Akbar dalam orasi menyampaikan, dari 38 kelurahan ada beberapa kelurahan yang lahan pertaniannya sudah semakin sempit. Jika terus dibiarkan dengan pembangunan, maka hasil pertanian tidak maksimal.

“Kita lihat sawah – sawah di sejumlah kelurahan, terutama di tengah kota. Keberadaannya nyaris habis karena derasnya pemukiman. Untuk itu, kita meminta pemerintah bisa memperhatikam kondisi ini. mengeluarkan aturan agar lahan untuk pertanian tidak berubah fungsi,” pintanya.

Dia juga meminta agar Dinas Pertanian segera mengawasi dan memantau semua kelompok petani yang sudah menerima bantuan. Agar bantuan yang diterima dapat digunakan dengan sebaik – baiknya.

Tidak hanya itu, pihaknya meminta pada terkait untuk merealisasikan Undang-Undang Nomor 29 tahun 2013 tentang perlindungan dan pemberdayaan petani.

“Kami minta eksekutif dan legislatif juga untuk menelusuri keberadaan Gapoktan fiktif yang ada diseluruh Kelurahan,” desaknya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *