Lutfi: Perubahan Itu Panggilan Jiwa Untuk Pengabdian dan Ibadah

Kota Bima, Kahaba.- Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bima HM Lutfi – Feri Sofiyan menggelar tatap muka dan pertemuan terbatas di Kelurahan Rabangodu Selatan, Rabu (21/2) sore. Warga setempat menyambut pasangan yang diusung 9 partai politik itu dengan riang gembira.

HM Lutfi saat menyampaikan sambutan pada pertemuan terbatas di Kelurahan Rabangodu Selatan. Foto: Bin

Yel – yel perubahan mengiringi kehadiran Lutfi – Feri yang lebih awal melakukan blusukan dan bersalaman dengan warga sekitar. Tak nampak canggung, keduanya keluar masuk di rumah warga di sekitar pertemuan. Tak terlihat jarak antara mereka dengan warga.

Lutfi saat menyampaikan sambutan menegaskan, sebelum mereka menyatakan diri maju bersama sebagai calon kepala daerah, lebih awal melakukan survey. Sebab, kemenangan saat Pilkada, tidak meselet dari hasil survey.

Hasil survey selama ini dari sejumlah lembaga survey yang digunakan, nama dirinya dengan Feri Sofiyan unggul dari sejumlah nama lain. Dengan tekad yang bulat pun, mereka menyatakan diri maju sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Bima.

“Karena berdasarkan survey itu pula, saya bersama Pak Feri ikhlas meninggalkan jabatan sebagai anggota DPR RI dan DPRD Kota Bima,” tuturnya.

Karena sudah berpatokan pada hasil survey sambungnya, panggilan untuk hadir mengajak warga Kota Bima untuk bersama – sama melakukan perubahan pun menjadi tekad yang bulat. Pihaknya kemudian mempersiapkan diri dengan sejumlah kendaraan partai dan terus mensosialisasikan diri.

“Kami pengusung perubahan karena melihat kondisi daerah yang tidak berkembang dengan signifikan. Maka, perubahan ini menjadi panggilan jiwa untuk bisa memberikan pengabdian dan ibadah untuk daerah, dan ini merupakan keharusan,” tegasnya.

Feri Sofiyan saat menyampaikan sambutan pada pertemuan terbatas di Kelurahan Rabangodu Selatan. Foto: Bin

Menurut duta Partai Golkar itu, panggilan jiwa ini harus ditunaikan. Agar perubahan dan kesejahteraan benar – benar dirasakan oleh seluruh masyarakat disegala sektor. Sebab, selama ini dilihatnya tidak banyak masyarakat Kota Bima yang menikmati kue pembangunan.

Pada kesempatan itu, Lutfi juga memaparkan sejumlah keinginannya hadir dan menjadi solusi sejumlah persoalan masyarakat. Seperti persoalan kesehatan dasar dengan program BPJS yang harus dimiliki oleh semua warga. Anggaran sebesar Rp 25 Miliar dari APBD pun akan digelontorkan untuk program dimaksud.

Tidak hanya itu, ambulance gratis tiap kelurahan juga harus segera dilakukan. Agar penanganan awal untuk warga yang sakit juga bisa segera diselesaikan. Jangan sampai, warga masih kesulitan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan seperti kebutuhan ambulance.

Demikian juga dengan sektor ekonomi kerakyatan. Pihaknya akan memperhatikan dengan maksimal untuk pemberdayaan masyarakat dengan ekonomi kreatif. Dengan begitu, akan tumbuh lapangan kerja dan roda perekonomian yang sehat.

“Terutama untuk kaum muda. Kita akan dorong untuk menciptakan usaha. 10 ribu tenaga usaha siap kami bantu. Karena pemuda memiliki peran strategis untuk perkembangan daerah dan bangsa,” paparnya.

Sementara itu Feri Sofiyan yang juga diberi kesempatan untuk menyampaikan sambutan berujar, tekad dan keinginan maju dengan membawa jargon perubahan karena mereka ingin benar – benar mewujudkan perubahan yang lebih baik untuk masyarakat Kota Bima.

Lutfi – Feri disambut meriah warga Kelurahan Rabangodu Selatan. Foto: Bin

Terlalu banyak sektor yang harus dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Bima. Hanya saja, selama ini tidak pernah dilakukan dengan maksimal.

“Masalahnya menurut kami, pemerintah ini mau atau tidak. Untuk itu, pasangan Lutfi – Feri akan bersungguh – sungguh dan mau mewujudkan perubahan tersebut,” jelasnya.

Pada kesempatan acara tersebut, perwakilan tim ditingkat kelurahan dikukuhkan. Seperti Tim Koalisi, Pemuda Lutfi, Sahabat Lutfi, Tim Gender, Srikandi Lutfi tingkat Kelurahan Rabangodu Selatan.

Sebelumnya, unsur Ketua Tim Koalisi Lutfi – Feri, Syamsurih saat membuka acara meyakinkan warga Kelurahan Rabangodu Selatan bahwa pasangan tersebut sudah tidak diragukan lagi sepak terjangnya mengurus pemerintahan dan persoalan rakyat.

Seperti H Lutfi, 2 periode jadi anggota DPR RI. Telah banyak bantuan dan perhatiannya melalui alokasi anggaran dari pemerintah pusat ke Kota Bima. Beberapa yang terakhir yakni bantuan untuk penanganan banjir akhir Desember 2017. Berkat jaringannya, anggaran yang tak sedikit dihadirkan untuk penanganan pasca banjir.

Demikian juga dengan Feri Sofiyan sambung Syamsurih. 3 periode menjadi anggota DPRD Kota Bima dan 2 periode terakhir menjadi pimpinan dewan. Kiprahnya selama ini sangat berperan dan sudah tidak diragukan lagi.

“Maka dari itu, apa yang harus ditunggu. Perubahan harus segera dilakukan. Pasangan Lutfi – Feri menjadi jawaban untuk segala persoalan yang ada di daerah kita tercinta ini,” terangnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *