Hari Pertama Bertugas, Bupati Pimpin Rakor Kamtibmas

Kabupaten Bima, Kahaba.- Setelah dinyatakan sembuh dan dapat kembali bertugas oleh tim dokter RS Harapan Kita Jakarta, Senin (28/1/2013) Bupati Bima H. Ferry Zulkarnain, ST langsung memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) lengkap terkait persoalan keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Bima di aula Kantor Bupati.

Bupati Bima dan FKPD pada Rakor KANTIBMAS

Bupati Bima dan FKPD pada Rakor KANTIBMAS

Dalam, Rakor itu Bupati bersama seluruh jajaran terkait, mulai dari Kapolres Bima Kota, Kapolres Bima Kabupaten, Ketua Pengadilan dan sejumlah unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Bima. Termasuk dihadiri seluruh pimpinan SKPD, UPTD dan para Camat se Kabupaten

Diawali pemaparan Kapolres Bima Kota AKBP Kumbul KS, S.IK, dijelaskannya dalam Rakor itu, awal tahun 2013 gangguan Kantibmas seperti perjudian, miras, narkotika, Ilegal logging dan terorisme semakin tinggi. Dengan demikian tugas Kepolisian semakin padat. Karena itu, tanpa dukungan dan partisipasi dari semua pihak, tugas tersebut tidak mungkin diselesaikan.

Untuk itu, Kumbul mengharapkan peran serta  semua pihak untuk secara bersama-sama menumpas kejahatan tersebut. Salah satu nya dengan bersama mengaktifkan kembali wajib lapor 1 X 24 jam bagi siapapun yang berkunjung.

Sementara itu, Dandim  1608 Bima Letkol Inf. Tomy Ferry juga berharap, agar masyarakat dapat menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban di Bima. Peran masyarakat dalam menjaga lingkungan masing-masing amat penting,  “Masalah Kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI/POLRI, tapi tanggung jawab seluruh komponen masyarakat untuk menjaganya,” ujar Letkol Tomy.

Mengawali sambutannya, Bupati Bima H. Ferry Zulkarnain, ST menyampaikan rasa terimakasih pada seluruh masyarakat Bima, atas doa dan dukungan selama menjalani perawatan di Rumah Sakit dari sakit yang dialami, “Terimakasih atas segala doa dan dukungan masyarakat, hingga saya dapat kembali pulang ke Bima dalam keadaan sehat, “ujarnya.

Bupati menjelaskan, di Kabupaten Bima atau Kabupaten/Kota lainnya telah dibentuk Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang dipimpin oleh Wakil Bupati/Wakil Walikota sedangkan di tingkat Provinsi dipimpin oleh Wakil Gubernur.

“Forum ini terdiri dari pimpinan umat setiap agama yang senantiasa melaksanakan rapat-rapat koodinasi membahas isu-isu tentang kerukunan Umat Beragama” ujar Bupati  yang memang terlihat sedikit kurus dan terdengar perubahan suara dari biasanya, pengaruh dari sakit dan kurang fit kondisi tubuh setelah sebulan lebih dari sakit yang mendera.

Secara khusus H. Ferry menginstruksikan para Camat untuk mengantisipasi terjadinya masalah SARA di wilayah masing-masing dengan membentuk FKUB kecamatan. Terutama bagi kecamatan yang berpenduduk terdapat penganut agama lain. “Peran Camat dan FKUB sangat diperlukan untuk memberikan pencerahan akan penting dan indahnya hidup berdampingan dan damai.

 “Tidak bisa dipungkiri bahwa toleransi antar agama telah ada sejak jaman kesultanan, terbukti dengan adanya Gereja dan Pura di Bima yang masih ada sampai sekarang. Bangunan itu tidak mungkin ada tanpa adanya rekomendasi dan ijni dari Sultan pada saat itu”. Jelas Bupati.

Kepada para pimpinan SKPD Bupati mengharapkan agar melakukan pemantauan intensif dan pembinaan pegawai yang berada di masing unit kerja, “antisipasi sedini mungkin dengan melakukan pemantauan  kegiatan aparat di masing SKPD agar tidak agar tidak disusupi gerakan teroris”. Tegas Bupati Ferry. [AR*/BQ]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *