Bawaslu, KPU dan Polres Bima Gelar Deklarasi Pemilu Damai

Kabupaten Bima, Kahaba.- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), KPU dan Polres Bima menggelar Deklarasi Pemilu Damai bersama partai politik peserta Pemilu 2019 tingkat Kabupaten Bima, Kamis (25/10), di halaman Kantor Bawaslu.

Deklarasi Pemilu Damai oleh penyelenggara pemilu, Bupati Bima dan partai politik di Kabupaten Bima. Foto: Firman

Turut hadir juga dalam kegiatan ini Bupati Bima sekaligus Ketua umum DPD Partai Golkar Kabupaten Bima Hj Indah Damayanti Putri dan pimpinan DPRD Kabupaten Bima.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bima Abdullah mengatakan, kegiatan ini merupakan ihtiar dan komitmen Bawaslu, KPU dan kepolisian dalam mewujudkan pemilu yang damai di Kabupaten Bima. Hal ini juga tentunya tidak lepas dari partisipasi partai politik ikut berperan menciptakan pemilu damai.

“Mari kita ciptakan pemilu yang nyaman, damai. Hindari ujaran kebencian saling mencela antar peserta pemilu,” ujarnya.

Menurut Ebit, sapaan akrabnya, kegiatan semacam ini harus terus dibangun. Karena pada proses Pemilu tahun 2019 ini ada banyak perubahan yang terjadi pada sisi regulasi. Maka menyamakan pendapat atau persepsi harus dilaksanakan, terutama yang berkaitan dengan tata cara pelaksanaan kampanye yang sedang berjalan saat ini.

Pada kesempatan itu, dirinya juga mengimbau agar partai politik peserta pemilu dan para Calon Legislatif (Caleg) agar bertarung dengan jujur dan tanpa politik uang.

“Pemilu merupakan sarana pendidikan politik. Untuk itu berikan pendidikan yang tepat, salah satunya mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilih,” katanya.

Sementara itu Bupati Bima Hj Indah Damayanti Putri berharap para partai politik peserta pemilu untuk menjaga nilai-nilai kekeluargaan. Meski saat ini sedang berkompetisi untuk menjadi pemenang, tetapi tetap menjaga Pemilu 2019 di Kabupaten Bima berjalan dengan damai.

*Kahaba-08

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *