Kades Mpuri Bantah Tutup Mata Pada Warga Miskin

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kepala Desa Mpuri Muh Nur Arahman membantah jika jajarannya tidak memperhatikan warga miskin yang berada di dekat kantor desanya. Ia juga membantah jika dirinya tidak pernah menyerahkan bantuan. (Baca. Hidup Susah di Rumah Reot Samping Kantor Desa, Pemdes Mpuri Tutup Mata)

Kepala Desa Mpuri Muh Nur Arahman. Foto: Yadien

“Si Nur Intan itu tetap diberikan jatah Beras Sejahtera (Rastra), dana PKH dan lainnya. Itu wujud nyata kami peduli dengan warga miskin tanpa pandang bulu dan pilih kasih,” tegas Nur, Senin (3/12).

Katanya, setiap bulan Nur Intan diberikan bantuan Rastra sebanyak 1 zak. Selain itu, walau pun bukan bersumber dari Pemdes, Intan juga diberikan bantuan lainnya seperti program PKH dan bahkan juga mendapatkan bantuan gratis pemasangan listrik.

“Kalau soal uang yang dipungut itu tidak dipungkiri. Tapi itu biaya administrasi,” katanya.

Ia membeberkan, Nur Intan masih memiliki hubungan keluarga dengannya. Dia pun selalu menyambangi Nur Intan dengan memberinya uang atau beras.

“Dia itu ponakan saya. Masa tidak saya perhatikan, apalagi kehidupannya di bawah garis kemiskinan,” bebernya.

Kades menjelaskan, apa yang dituding Nur Intan kepada pemerintah desa setempat tidaklah benar. Pasalnya, Intan sering mendapatkan bantuan baik yang bersumber dari desa maupun dari sumber lain.

“Nur Intan kami perioritaskan untuk dibantu karena suaminya tidak memiliki pekerjaan tetap dan dua orang anak yang alami lumpuh,” tambah Kades.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. Hamdani. SP

    Jangan hanya pemdes saja yg Dituntut utk menyelesaikan masalah ini tapi perlu kepekaan semua unsur mayrakat desa mpuri utk ambil andil dalam mencari trobosan utk Membangun desa mpuri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *