Pengelolaan Dana BUMDes Leu Dinilai Menyimpang, APMD Turun Aksi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Pengelolaan keuangan BUMDes Desa Leu Kecamatan Bolo dinilai menyimpang, puluhan masyarakat dan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Masyarakat Desa Leu (APMD) kembali menggelar demonstrasi di depan kantor desa setempat, Senin (11/3).

Aksi APMD di depan Kantor Desa Leu. Foto: Yadien

Koordinator Lapangan Wahyu dalam orasinya mengatakan, pengelolaan keuangan BUMDes Desa Leu diduga tidak beres. Karena itu BUMDes tersebut harus segera diaudit oleh pemerintah dana badan audit.

“Kami minta pemerintah Desa Leu segera hadirkan inspektorat terkait masalah BUMDes ini,” pintanya.

Kata dia, dana BUMDes harus direkapitulasi, baik penggunaanya maupun anggaran yang didapat. Lembaga tersebut sejak tahun 2016 telah mendapatkan anggaran Rp 250 juta untuk dikelola. Setiap tahun, sejak 2016 hingga 2018 BUMDes selalu dapat dana dari desa sebanyak Rp 50 juta, dan dana dari provinsi Rp 100 juta.

“Kami minta transparansi lengelolaan anggaran BUMDes mulai tahun 2016,” tuntutnya.

Selain itu kata Wahyu, pihaknya juga menolak dengan tegas peremajaan pengurus BUMDes Desa Leu sampai pengurus yag kama menyelesaikan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ).

“Pokoknya selesaikan dulu LPJ baru dilakukan peremajaan,” tegasnya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *