Bupati Pastikan Beri Bonus dan Sambut Kepulangan Syamsuri Firdaus

Kabupaten Bima, Kahaba.- Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi Qori asal Desa Rada Kecamatan Bolo Kabupaten Bima Syamsuri Firdaus, yang menyabet juara 1 MTQ Internasional ke-7 di Turki, Pemerintah Kabupaten Bima berencana membuat sambutan khusus kepulangan putra terbaik yang mengharumkan nama daerah tersebut. (Baca. Syamsuri Firdaus Dipeluk Erdogan, Qori Asal Bima Ini Juara 1 MTQ Internasional di Turki)

Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri. Foto: Bin

Bupati Bima Hj Indah Damayanti Putri mengatakan, mewakili seluruh masyarakat daerah setempat, Pemerintah Kabupaten Bima mengaku sangat bangga dan mengapresiasi prestasi Syamsuri Firdaus. Karena itu, pemerintah daerah memastikan akan membuat acara penyambutan kedatangan serta memberikan penghargaan. (Baca. Gubernur NTB Bangga dengan Prestasi Syamsuri Firdaus di Turki)

“Sebagai bentuk apresiasi kami, Insya Allah kami akan buat acara penyambutan,” ujarnya, Senin (27/5).

Ditanya tentang hadiah dan bonus yang akan diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Bima kepada Syamsuri Firdaus, ia mengaku belum bisa membeberkannya saat ini. Kendati demikian, ia memastikan akan ada hadiah sebagai bentuk apresiasi. (Baca. Syamsuri Firdaus dan Kedua Orang Tuanya Dapat Hadiah Umroh dari Gubernur NTB)

“Saya belum bisa sebut sekarang. Yang pastinya akan ada apresiasi kami,” jawabnya.

Bupati berharap, prestasi Syamsuri Firdaus dapat menjadi ilham bagi seluruh generasi dan masyarakat Kabupaten Bima untuk terus mengasah kemampuan membaca Al Quran. Tidak saja untuk kebutuhan event dan meraih juara, namun juga untuk memberi hikmah yang tiada tara dalam membentuk karakter dan moral religius masyarakat.

“Semoga akan memotivasi generasi muda dan masyarakat Kabupaten Bima yang lain,” harapnya.

*Kahaba-10

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *