Soal Corona, Walikota Bima Imbau Warga Tidak Khawatir yang Berlebihan

Kota Bima, Kahaba.- Indonesia saat ini positif menangani warga yang terjangkit Virus Corona. Tepatnya di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso Jakarta Utara, mengisolasi 6 pasien suspect Virus Covid-19.

Walikota Bima HM Lutfi. Foto: Dok Hum

Keadaan ini tidak tertutup terjangkit pada warga disejumlah daerah lain di Indonesia. Termasuk di Kota Bima. Lantas apa langkah yang akan dilakukan Pemerintah Kota Bima?

Walikota Bima HM Lutfi yang dimintai komentar soal itu menegaskan, Corona tidak ada di Bima. Namun untuk antisipasinya, pemerintah menunggu petunjuk dari pemerintah pusat.

“Jadi jangan sampai kita membawa kekhawatiran yang berlebihan,” katanya, Selasa (3/3).

Menurut Lutfi, cara mengimbau yang paling terpenting yakni bagaimana langkah – langkah pemerintah pusat. Jangan juga memberikan shock terapi yang membuat masyarakat paranoid.

“Padahal penyakit ini diberikan oleh Allah SWT. Kalau Allah SWT tidak mengizinkan, maka tidak akan ada penyakit ini,” ujarnya.

Disingggung soal stock masker di Kota Bima yang sudah mulai berkurang dan mahal, Lutfi mengaku jika stock masker masih ada.

“Saya barusan beli. Harganya masih 2 ribu satu,” sebutnya.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *