oleh

Anggaran Covid-19 Kota Bima Rp 34 Miliar, Serapannya Nol

Kota Bima, Kahaba.- Walikota Bima HM Lutfi mengungkapkan alokasi anggaran Covid-19 tahun 2021 sebanyak Rp 34 miliar. Jumlahnya lebih banyak dari tahun sebelumnya. Hanya saja, hingga saat ini serapan anggarannya masih nol.

Anggaran Covid-19 Kota Bima Rp 34 Miliar, Serapannya Nol - Kabar Harian Bima
Walikota bima hm lutfi saat kunjungan kerja di dinas perhubungan. Foto: dok hum

Ketika disinggung mengenai penanganan Covid-19 di Kota Bima lemah, padahal punya alokasi anggaran yang tidak sedikit, Lutfi memberi bantahan bukan persoalan lemah, tapi karena ada refocusing anggaran sehingga sektor penyerapan anggaran masih ada pada wilayah yang digeser-geser.



“Padahal memang harus terserap. Makanya saya minta untuk secepat mungkin dilaporkan serapan anggaran itu. Kendati telah dilaporkan ke Kementrian Keuangan, tapi harus ada laporan secara utuh berapa serapannya,” tegas Lutfi, Kamis (17/6).

Menurut dia, anggaran Covid-19 Kota Bima sebesar Rp 34 miliar. Tinggal dilihat nanti serapannya, karena progresnya baru perencanaan. Belum tentu juga penyerapannya bisa sebanyak itu, karena anggaran ini juga menjadi asistensi dari Aparat Penegak Hukum baik polisi maupun jaksa.

“Penanganan di tingkat kelurahan juga belum terserap, makanya serapan dana Covid-19 nol, baik itu di tingkat kelurahan maupun dinas kesehatan,” ungkapnya.

Lutfi mengaku, anggaran Covid-19 ini terbagi dalam beberapa bagian, pertama anggaran penanganan kesehatan, kemudian tenaga medis sebesar Rp 12 miliar yang juga harus dibayarkan sejak tahun 2020.

Maka dengan pemberlakuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tersebut tambahnya, diharapkan semua bisa bekerja maksimal untuk mengedukasi masyarakat dan memperketat Prokes Covid-19.

“Anggarannya sudah ada, untuk kelurahan saja Rp 8 miliar, tinggal digunakan,” tambahnya.

*Kahaba-01


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru