Pemkab Bima Simulasi Tes CPNS Online

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kabupaten Bima dalam waktu dekat siap melaksanakan tes CPNS Online. Setelah dilakukan simulasi penggunaan perangkat Teknologi informasi dan jaringan untuk digunakan pada tes di Aula Kantor Bupati Bima.

Simulasi Tes CPNS Online Pemkab Bima. Foto: Hum

Simulasi Tes CPNS Online Pemkab Bima. Foto: Hum

Pelaksana harian (Plh) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bima Drs. Tamsil HMS mengatakan, Tim BKN telah melakukan pemasangan semua perangkat teknologi informasi dan jaringan.

Bila sehari terdapat empat shift, maka dibutuhkan waktu kira-kira 11 hari pelaksanaannya. Jika tidak ada kendala, maka direncanakan tanggal 5 November sampai dengan 15 Nopember 2014, tes akan dimulai. “Sebanyak 3.069 peserta akan mengikuti tes pada ruangan berkapasitas 75 unit komputer,” ujarnya melalui melalui Rilis Kabag humas dan Protokol Setda M. Chandra Kusuma, AP.

Bupati Bima Drs. H. Syafrudin H.M. Nur, M.Pd yang langsung memantau proses simulasi mengatakan, bila terjadi kerusakan perangkat komputer, langsung melaporkan kepada panitia segera agar ditangani.

Terkait penerapan pola baru ini, Bupati mengaku tes CPNS Online menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) menutup peluang penyimpangan, karena begitu peserta selesai  tes, skor atau nilai peserta akan langsung diketahui.

“Peluang untuk saling menyontek jawaban juga sulit karena semua soal memiliki kode berbeda dengan bobot nilai yang sama,” terangnya.

Panitia Pelaksana melalui Kabid Pengembangan Karir BKD Hidayaturrahman, S.Sos, MSi memaparkan, dilihat dari materi tes, ujian terdiri dari tiga komponen yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU) dan (Tes Kompetensi Kepribadian (TKP). Ketiga komponen itu nilainya harus setara agar memenuhi ambang kelulusan (passing grade).

“Artinya, meskipun salah satu komponen mendapatkan skor tinggi, tapi komponen lainnya rendah maka peluang untuk lulus tipis,” jelasnya.

Ditilik dari tatacara pelaksanaan tes, tergolong praktis, peserta memulai akses dengan LOGIN dan mengetik NIK. Selanjutnya akan muncul tampilan Nama Ujian, Kode Ujian dan Lokasi juga informasi terkait identitas diri peserta seperti Nama lengkap, NIK, Nomor ujian, Jenis kelamin, Tempat Lahir dan tanggal lahir.

“Setelah semua kolom tersebut diisi, maka akan ada perintah untuk mulai Ujian sesuai alokasi waktu yang ditentukan,” katanya.

Setelah selesai ujian, peserta harus menjawab quisioner “Apakah anda ingin mengakhiri ujian ini, jika jawaban YA, maka peserta  sudah dinyatakan selesai mengikuti ujian dan tidak bisa memperbaiki lembar kerja”.

Jika TIDAK, maka peserta dapat kembali ke lembar kerja untuk melanjutkan menjawab atau memperbaiki jawaban hingga waktu ujian selesai.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *