Soal Marmer, Feri: Kalau tak ada Manfaat, Merusak Alam, Go Saja

Kota Bima, Kahaba.- Ketua DPRD Kota Bima, Feri Sofyan menuturkan, soal Tambang Marmer di Kelurahan Oi Fo’o sejak awal menjadi wacana dan selalu dipertanyakan oleh Anggota DPRD Kota Bima.

Ketua DPRD Kota Bima Feri Sofyan. Foto: Ady

Ketua DPRD Kota Bima Feri Sofyan. Foto: Ady

“Memang Dewan selaku representasi masyarakat wajar – wajar saja mempertanyakan keberadaan Marmer. Saya juga ngotot mempertanyakan eksistensi Marmer di Kota Bima, dalam beberapa tahun terakhir ini seperti apa aktifitasnya, jadi perlu juga kita pertanyakan,” ujarnya.

Maka dari itu, menurut dia, perlu ada pengkajian mendalam di tingkat lapangan. Jika tidak ada manfaat untuk kesejahteraan Daerah dan masyarakat Kota Bima, keberadaan Marmer di Kota Bima perlu disikapi dengan tegas. “Ya kalau tidak ada manfaat, kemudian merusak alam, go saja,” tegasnya.

Namun keinginan itu, sambungnya, tidak serta merta dilakukan. Sebagai Wakil Rakyat, pihaknya juga perlu melihat dari segi regulasinya, sudah memenuhi syarat atau tidak. Semuanya harus ditelusuri oleh Komisi yang membidangi masalah tersebut.

Mengenai ada rencana pembentukan Pansus Marmer, diakuinya memang menjadi wacananya sejak lama. Tapi membentuk Pansus tidak seperti membalikkan telapak tangan, melainkan ada syarat – syarat. Seperti syarat materil, syarat usulan, syarat administrasi, juga harus ada bukti – bukti permulaandan indikasi pelanggaran.

“Jadi, semua harus berada pada jalur aturan, tidak berdasarkan emosional atau kepentingan kepentingan. Kita juga betul – betul bekerja untuk kepentingan rakyat,” tambahnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. jAdi ketua DPR krn nasib…. aja klo otak perlu belajar banyak lagi donx… jangan bicara begitu mas fery yang sebagai ketua dewan yang terhormat… baca aturan dulu…. lihat mana uang jaminan dulu yang katanya di bank bri lahhh bpd lah… lihat kembali berita marmer di kahaba baru bicara…. sayang ketua DPR asal bicara shhhh ntar diketawain orang ha……….DPR krn nasib ha……..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *