Hasil Asesmen, Oknum Pegawai Rutan Bima Positif Sabu-Sabu

Kota Bima, Kahaba.- Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tiga lembaga, masing – masing Polisi, Jaksa dan Tim Medis (Asesmen) terhadap lima oknum pegawai Rutan yang diindikasi menggunakan Narkoba, salah satu diantaranya terbukti positif menggunakan Narkoba jenis Sabu – Sabu. (Baca. Lima Pegawai Rutan Positif Narkoba)

Kepala Rutan Bima, Abdul Halik menunjukan urine pegawai Rutan. Foto: Deno

Kepala Rutan Bima, Abdul Halik menunjukan urine pegawai Rutan. Foto: Deno

Kini, oknum Pegawai Rutan Bima yang terbukti menggunakan Narkoba jenis Sabu – Sabu itu, IN akan di mutasi ke Lembaga Pemasyaratakan (Lapas) Mataram guna direhabilitasi dan diberikan pembinaan.

Anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTB, Yandi mengaku, IN sebelumnya juga pernah direhabilitasi di Sekolah Polisi Negara (SPN) Belanting, hanya saja yang bersangkutan kabur.

“Sekarang IN mengulangi lagi perbuatannya. Karena terbukti, dia akan dimutasi dan diberikan pembinaan ke Lapas Mataram. Kepastian rehab dengan rawat inap atau tidak, kami serahkan hal itu ke kepala Menkumham Provinsi NTB,” jelasnya, Minggu (13/3).

Sementara empat oknum pegawai Rutan Bima, sambungnya, dari hasil Asesmen, terbukti mengkonsumsi obat medis yang memiliki kandungan Narkotika. Hanya saja penggunaannya berdasarkan resep dokter.

Sementara itu, kepala BNN Provinsi NTB, Sriyanto menjelaskan, kepastian IN direhab rawat inap atau, pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut. “Masih perlu pendalaman kembali, tunggu ya nanti saya kabarin,” katanya.

Kepala Rutan Bima, Abdul Halik yang dihubungi Via telepon, mengaku, sampai hari ini, kejelasan IN untuk dimutasi atau pembinaan di wilayah Mataram, belum ada kepastian dari Menkumham Provinsi, pasalnya ia belum menerima surat rekomendasi.

“Untuk IN sampai hari ini, masih berada di Wilayah Rutan Bima. Mungkin besok kami akan menerima surat rekomendasi Mutasi,” ucapnya.

*Deno

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *