Meski Tercemar Sampah, Kalaki Tetap Favorit

Kabupaten Bima, Kahaba.- Pantai Kalaki hingga kini masih menjadi obyek wisata favorit masyarakat Bima untuk berekreasi bersama keluarga di momen hari raya Idul Fitri. Namun sayangnya, kondisi pantai dan air di Kalaki tercemar oleh banyaknya sampah.

Sampah di Pantai Kalaki. Foto: Ady

Sampah di Pantai Kalaki. Foto: Ady

Kendati demikian, hal itu tak berpengaruh terhadap kunjungan masyarakat. Seperti terlihat pada Kamis (7/7) siang. Pantai Kalaki dibanjiri pengunjung dari berbagai penjuru Kota dan Kabupaten Bima.

Sepanjang jalan dan pinggir pantai nyaris tak ada tempat kosong. Hingga menyebabkan arus lalulintas di jalan setempat beberapa kali macet akibat banyaknya kendaraan.

Tumpukan sampah di sepanjang pantai dan laut sama sekali tidak menyurutkan keinginan pengunjung untuk tetap menikmati pesona Kalaki. Bahkan, aktivitas makan, minum dan bakar-bakar pengunjung tak memperdulikan sampah di sekitarnya.

Salah seorang pengunjung, Arifin beralasan, Pantai Kalaki berada di lokasi yang strategis dan mudah dijangkau kendaaraan. Selain berada di pinggir jalan, jaraknya cukup dekat. Itulah kenapa, tetap berkunjung ke Kalaki.

“Kita memang setiap tahun ke Kalaki bersama keluarga karena disini ada kebutuhan pendukung di kampung ketika diperlukan,” kata warga Kota Bima ini.

Selain itu akunya, sejumlah fasilitas istrahat dan wahana pemandian mulai dikelola di Kalaki sehingga tidak kesulitan seperti tempat wisata lainnya. Hanya saja, Ia juga menyayangkan sampah bertumpukan disepanjang pantai. Begitu juga air sudah tercemar sampah.

“Mudah-mudahan ini jadi perhatian pemerintah dan semua pengunjung agar menjaga kebersihan. Sayang kalau pantai ini dikenal karena sampah,” ujar bapak tiga anak ini.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *