Giliran Wakil Walikota Bima Jenguk Syahrullah

Kota Bima, Kahaba.- Selain Walikota Bima dan seluruh Kepala SKPD yang menjenguk Kepala Dishubkominfo Kota Bima H. Syahrullah, Wakil Walikota Bim H. Arahman H. Abidin juga berkesempatan menjenguk pria yang tersandung kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di Kelurahan Penaraga tersebut. (Baca. Walikota Bima dan Pejabat Jenguk Syahrullah)

Wakil Walikota Bima keluar dari Rutan Bima usai menjenguk Syahrullah. Foto: Noval

Wakil Walikota Bima keluar dari Rutan Bima usai menjenguk Syahrullah. Foto: Noval

Wawali hadir bersama anggota DPRD Kota Bima, M. Irfan, Jumat (19/8) sekitar pukul 19.10 Wita. Orang nomor dua di Kota Bima itu tidak lama di Hotel Prodeo tersebut, sekitar 10 menit Wawali kemudian beranjak pulang. (Baca. Kepala Dishubkominfo Kota Bima, Ditahan Jaksa)

Arahman terlihat tergesa – gesa. Saat Kahaba hendak mewawancarai, Wawali langsung menuju Mobil pribadinya yang di parkir tepat depan pintu masuk Rutan Bima. Sementara M. Irfan yang berusaha dikonfirmasi, menyarankan agar langsung mewawancarai Kepala Rutan Bima.

Kepala Rutan Bima, Abdul Khalik yang dimintai keterangan membenarkan Wawali dan Anggota DPRD Kota Bima datang menjenguk Syahrullah.

”Mereka bertemu di ruangan saya. Wawali hanya menyampaikan ke H. Syahrullah agar banyak bersabar menghadapi kasusnya,” ungkap Khalik, Jum’at malam di depan Kantornya.

*Noval/Deno

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. arismunandar

    Bpk. HAJI syahrullah adlh bagian yg sangat2 kecil dr rantaian perbuatan jahat manusia serahkah dan angan2 hidup bermewah dgn harta negara. yg sampai skrg msh enak ngerasin bermewahan dgn uang negara dan pura2 jadi org tak berdosa dgn kepandaiannya membuat jalan tikus untuk mencuri uang negara semoga disadarkan dgn bayangan jeruji besi. anda kali ini mungkin saja terselamatkan dgn kepandaianya mengatur manajemen kejahatan dgn tampilan pahlawan negara (bukan allah yg selamatkan anda), tapi di akherat adlh hukuman yg seadil2nya. saaaaaaddddaaarrrllllaaaahhhh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *