Pihak Medis ‘Menyerah’, Keluarga Ade Mohon Do’a

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kondisi Ade Setiawan (17), Remaja Asal Desa Roi Kecamatan Belo penderita tumor ganas saat ini kian memburuk. Sudah seminggu Ia tidak bisa berbicara, berdiri dan berjalan seperti kondisinya beberapa bulan lalu. (Baca. Digerogoti Tumor Ganas, Mata Ade Setiawan Nyaris Buta)

Ade Setiawan (Baju Merah) didampingi keluarga. Foto: Roy Babuju (Facebook)

Ade Setiawan (Baju Merah) didampingi keluarga. Foto: Roy Babuju (Facebook)

Pihak keluarga sudah mengupayakan berbagai cara untuk mengobati penyakit yang diderita Ade. Diantaranya, perawatan medis secara intensif di RS Sanglah Denpasar sebulan lalu.

Penanganan pun telah dilakukan secara maksimal. Diawali dengan diagnosa kembali penyakit Ade. Kemudian tindakan medis lainnya untuk meringankan sakitnya. Berdasarkan hasil diagnosa tim medis itu, diketahui penyakit tumor Ade sudah parah karena menjalar ke saraf otak.

Karena itu, menurut pihak keluarga Ade, Roy Babuju, rencana operasi urung dilakukan tim medis RS Sanglah Denpasar. Pertimbangannya, bila operasi dipaksakan akan berdampak pada nyawa pelajar SMKN 2 Kota Bima ini.

“Jika mengambil tindakan operasi, akan mengakibatkan Ade meninggal,” tulis Roy Babuju dalam postingan Facebook, mengutip penyampaian Dokter RS Sanglah Denpasar.

Dengan kata lain, pihak medis menyerah untuk mengupayakan tindakan medis bagi kesembuhan Ade. Atas pertimbangan keluarga, dengan terpaksa dan tawakkal kepada Sang Pencipta, Ade dibawa kembali ke Bima.

“Pihak keluarga memutuskan Ade dirawat di rumah saja didampingi secara rohani sembari tetap ihktiar pengobatan medis,” kata Roy.

Kendati peluang kesembuhan Ade melalui medis tidak ada, pihak keluarga tetap berikhtiar. Sebab, kehendak Sang Maha Kuasa merupakan sesuatu yang mutlak diyakini.

“Karena itu, kami mewakili keluarga memohon do’a kepada semua untuk perjuangan kesembuhan Ade. Kami yakin, ketika Allah berkehendak lain maka tidak ada yang mustahil,” ujarnya.

Roy menambahkan, secara pribadi Ade menyampaikan ucapan terimakasih tak terhingga kepada semua pihak yang telah turut membantu. Baik secara finansial, dukungan tenaga maupun moral.

“Bantuan semua pihak selama ini membuat Ade tegar menghadapi ujian. Dia merasa punya banyak keluarga dan saudara yang memberikan perhatian. Sekali lagi, keluarga menyampaikan terimakasih,” tuturnya.

*Ady/Noval

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *