Sorotan Warga Melayu, Empat Dewan Dapil I ini ‘Bisu’ Saat Reses

Kota Bima, Kahaba.- Salah seorang warga Lingkungan Benteng Kelurahan Melayu menyorot seringnya empat orang anggota DPRD Kota Bima, masing-masing Khalid Bin Walid, H. Sidra, Hj. Anggriani dan Jaidin, tidak pernah berbicara saat agenda reses di Dapil I Kecamatan Asakota. (Baca. Kampung Benteng Kampung Tramadol, Dewan Diminta Peduli)

DPRD Kota Bima Dapil I saat Reses di Lingkungan Benteng Kelurahan Melayu. Foto: Bin

DPRD Kota Bima Dapil I saat Reses di Lingkungan Benteng Kelurahan Melayu. Foto: Bin

“Saya ini heran, setiap kali reses di Kelurahan Melayu, hanya Pak M. Nor (Anggota DPRD Kota Bima) yang sering berbicara dan menjawab aspirasi warga. Sementara empat wakil rakyat itu tidak pernah berbicara,” sorot Syamsudin Jasad, warga sekaligus Ketua RT 2 Lingkungan Benteng Kelurahan Melayu saat reses, Sabtu (1/10) kemarin.

Ia mencontohkan wakil rakyat yang mewakili Kelurahan Melayu yakni Khalid Bin Walid. Padahal sudah sering terlaksana reses di Kelurahan Melayu, tapi kebanyakan diam menanggapi dan memaparkan program hasilr reses.

Padahal warga di Kelurahan Melayu juga ingin melihat kinerja dan apa yang sudah dilakukan oleh Walid selama ini untuk kelurahannya. Tapi yang terlihat, Khalid lebih banyak diam.

“Makanya kami tanyakan pada momen reses ini. Kami ingin tahu kenapa hanya Pak Nor saja yang berbicara,” ujarnya.

Menjawab sorotan tersebut, Khalid hanya menjawab singkat. Mereka berempat sudah sepakat menunjuk M. Nor saja yang akan menyampaikan dan menjawab aspirasi warga pada saat reses.

“Ini kesepakatan kami. Menunjuk Pak Nor saja yang berbicara,” katanya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *