Warga Cenggu Blokir Jalan, Polisi Buka Sayembara Tangkap Pelaku

Kabupaten bima, Kahaba.- Warga Desa Cenggu Kecamatan Belo, Selasa (14/01) menggelar aksi blokir jalan. Aksi itu bentuk desakan kepada aparat penegak hukum agar segera menangkap pelaku pembacokan di Pantai Kalaki beberapa waktu lalu.

Warga Cenggu saat blokir jalan. Foto: Delian LuBis (Facebook)

Koordinator aksi Abim Bontot mengatakan, aksi blokir jalan merupakan bentuk kekecewaan warga Cenggu terhadap kinerja jajaran Polres Bima yang tidak menepati janji. Karena satu hari pasca kejadian yang menimpa Subhan itu, Kapolres Bima berjanji jika para pelaku akan ditangkap dalam waktu satu pekan.

“Sampai hari ini pelaku belum juga ditangkap. Padahal nama-nama pelaku hingga alamatnya sudah dikantongin. Kami berharap agar polisi serius menangani kasus ini. Kalau tidak kami akan melakukan aksi blokir jalan lagi hingga para pelaku ditangkap,” tegasnya.

Sementara itu Kapolres Bima AKBP. M Eka Fhaturahman mengatakan, pihaknya sudah membentuk tim khusus sebanyak 43 orang untuk menangkap pelaku tersebut.

“Pasca kejadian kami tidak  berdiam diri. Upaya penangkapan selalau dilakukan, malah setiap hari dicari dan evaluasi. Kami juga sudah mengantongi nama-nama diduga para pelaku itu,” katanya.

Bahkan, pihaknya sudah mengeluarkan surat penangkapan terhadap para terduga pelaku dan menetapkanya sebagai DPO. Selain itu, kami juga sudah umumkan didepan warga kalau kami membuka sayembara untuk menangkap pelaku.

“Bagi siapa saja yang berhasil menangkap pelaku maka akan mendapatkan hadiah,” tuturnya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *