Siswa SMEA Bima Tewas Ditikam

Kota Bima, Kahaba.- Siswa SMKN 1 Kota Bima (Dulu disebut SMEA) Asrul tewas ditikam, Jumat (17/2). Remaja asal Labuan Bajo NTT itu sebelumnya dikeroyok oleh 6 orang pelaku di Kelurahan Tanjung, bersama dua rekannya masing – masing Ipul dan Bambang.

Polisi saat olah TKP kasus tewasnya siswa SMKN 1 Kota Bima. Foto: Bin

Atas kejadian tersebut, Asrul meninggal saat dilarikan ke RSUD Bima. Temannya Ipung, terluka akibat ditikam. Sementara Bambang hanya mengalami luka memar.

Informasi yang dihimpun media ini. kejadian sekitar pukul 10.00 Wita. Saat itu 6 orang pemuda berpakaian preman keluar dari SMKN 1 Kota Bima, kemudian mencari Bambang. Tidak berselang lama, Bambang yang dicari pun dikeroyok.

Asrul dan Ipung yang juga bersama Bambang ikut disikat dan ditikam. Akibatnya, Asrul dan Ipung terluka dibagian punggung. Hanya saja, Asrul mengalami pendarahan berat hingga meninggal saat dilarikan ke RSUD Bima. Sementara Ipung saat ini kritis di RSUD Bima.

Kanit Pidum Satuan Reskrim Polres Bima Kota, IPDA. AH. Wongso mengakui kejadian tersebut. Kata dia, kejadiannya sekitar pukul 10.00 Wita disebelah barat SMKN 1 Kota Bima.

“Asrul, Ipung dan Bambang warga Labuan Bajo. Mereka kos di Kelurahan Tanjung. Atas kejadian itu, Asrul meninggal karena ditikam,” ujarnya.

Untuk pelaku, kata Wongso, belum diidentifikasi. Saat ini pihaknya melakukan olah TKP dan mengambil keterangan sejumlah saksi.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *