Inovasi Akses Kependudukan, Kabupaten Bima Belajar dari KLU

Kabupaten Bima, Kahaba.- Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri berkomitmen mengikuti jejak inovasi yang diterapkan Kabupaten Lombok Utara (KLU) dalam pemenuhan akses terhadap dokumen kependudukan. Seperti diketahui, KLU merupakan salah satu daerah terbaik di Indonesia dalam hal inovasi akses layanan kependudukan.

Sosialisasi Layanan kependudukan. Foto: Ady

Hal ini disampaikan Bupati Bima, Senin (17/4)  saat menutup acara Sosialisasi Pentingnya Administrasi Penduduk sebagai Hak Identitas dan Akses Terhadap Pelayanan Dasar di Aula Hotel Mutmainnah Kota Bima. Acara ini digelar dengan Koordinator Provinsi NTB Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK).

Bupati Bima memaparkan, studi yang dilakukan Pusat Kajian Perlindungan Anak Universitas Indonesia (PUSKAPA UI) dan Kemitraan Australia-Indonesia untuk keadilan Tahun 2013 menemukan bahwa biaya yang mahal, prosedur yang rumit, jarak ke kantor penyedia layanan yang jauh dan  kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya identitas hukum menjadi faktor penghambat kepemilikan akta kelahiran.

Hal yang sama terjadi di Provinsi NTB pada umumnya dan Kabupaten Bima pada khususnya. Kabupaten Bima dengan 191 desa bukanlah hal yang mudah untuk melakukan percepatan akses pelayanan kependudukan,  tetapi Bupati akan berupaya secepatnya sejajar dengan keberhasilan KLU.

Pengalaman dan keberhasilan KLU akan coba diterapkan di Kabupaten Bima. Karena itu harus ada dukungan bidan, petugas kesehatan dan jajaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Di samping itu, dukungan pihak sekolah juga penting.

“Dalam penerimaan siswa baru, kepala sekolah harus selektif dengan tidak menerima siswa yang tidak  memiliki akta kelahiran,” kata Bupati.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bima juga berharap, Kementerian Dalam  negeri memberikan dukungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil secara rutin agar target tercapai.

Acara sosialisasi ini menghadirkan Bupati KLU, H Najmul Akhyar dan Sekretaris Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, I Gde Suratha.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *