Tiga Sprinter SMAN 2 Akan Berlaga di Kejurnas

Kota Bima, Kahaba.- Di bidang atletik, potensi atlet Kota Bima tidak diragukan lagi. Dengan didominasi oleh atlet muda, sederet prestasi baik tingkat regional, nasional maupun level Asia Tenggara pernah diraih. Seakan ingin mengulang tradisi emasnya,  awal tahun ini, tiga orang siswa SMAN 2 Kota Bima telah diberangkatkan ke Mataram guna mengikuti Kejaraan Nasional Lomba Atletik 100, 200 dan 400 meter.

Ilustrasi. Foto: Suara Merdeka

Ilustrasi. Foto: Suara Merdeka

Tiga orang siswa kelas XI SMAN 2 Kota Bima yakni Usman, Qurais dan Wahidin, berdasarkan keterangan dari Kepala Sekolah SMAN 2 Kota Bima, Drs. H. Syahbuddin, kini tengah mengikuti karantina dan pemusatan latihan di Kota Mataram. Selama disana, tiga sprinter belia itu akan rutin berlatih untuk mempersiapkan diri berlaga di event nasional. “Kejurnas atletik mendatang, Kota Mataram ditunjuk jadi tuan rumah,” ujarnya.

Kepada kahaba Syahbuddin mengaku bangga dengan anak-anak didiknya. Kata dia, ketiganya memang tergolong atlet yang berprestasi. Tahun lalu saja, dua diantaranya pernah menjadi juara di tingkat Nasional dan mengikuti Sea Games.

Ujarnya, SMAN 2 Kota Bima memang memiliki stock atlet yang berlaga ditingkat Nasional. Sebagai satu-satunya sekolah yang juga menjadi pusat pelatihan olahraga prestasi di Kota Bima, tanpa ada turnamen pun, siswanya yang menjadi atlet saban hari berlatih dan mempersiapkan diri. Karenanya ia yakin, dengan bekal itu dan pemusatan latihan di Mataram, maka ketiga atlet muda itu bisa berbuat maksimal untuk mengharumkan nama daerah dan sekolahnya hingga ke level tertinggi.

“Kami selalu berpesan, jika tidak berprestasi pada lomba ataupun turnamen, kami minta untuk tidak pulang ke Kota Bima. Mungkin itulah yang kemudian menjadi motivasi mereka untuk memberikan yang terbaik untuk sekolah dan daerah,” ujarnya sembari tersenyum.  [BK]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *