Bupati Bima Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2018

Kota Bima, Kahaba.- Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2018, pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bima, Sabtu (30/3).

Bupati Bima menyerahkan LKPJ Tahun Anggaran 2018 kepada Ketua DPRD Kabupaten Bima. Foto: Ist

Bupati menyampaikan, dalam kurun waktu 3 tahun ini, Pemerintah Kabupaten Bima secara bertahap telah mampu menciptakan peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat. Kondisi ini dapat dicermati dengan melihat pertumbuhan ekonomi yang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Pada tahun 2016, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bima berada pada kisaran 5,12 persen dan meningkat menjadi 5,98 persen pada tahun 2017. Kemudian pada tahun 2018 meningkat menjadi 6,02 persen.

“Ini menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi Kabupaten Bima sudah berjalan sesuai dengan rencana,” katanya.

Pada angka kemiskinan dalam kurun waktu 3 tahun terakhir diakuinya juga terus mengalami penurunan. Pada tahun 2016 sebesar 15,31 persen, tahun 2017 sebesar 15,10 persen dan tahun 2018 menjadi 14,84 persen.

Terjadinya penurunan angka kemiskinan ini tidak terlepas dari upaya semua pihak dalam rangka melaksanakan program penanggulangan kemiskinan dengan sasaran yang tepat melalui peningkatan kapasitas SDM, penciptaan wirausaha baru, penciptaan lapangan kerja baru dan pemberdayaan ekonomi kreatif dengan catatan ke depan akanterus  dioptimalkan lagi pencapaian program yang tepat sasaran.

“Demikian halnya aspek kualitas pembangunan manusia yang terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2015 berada pada angka 63,48 dan menjadi 64,15 pada tahun 2016. Angka ini terus mengalami peningkatan menjadi 65,01 di tahun 2017 dan berada pada 65,66 di tahun 2018,” ungkapnya.

Selain capaian yang diraih selama kurun waktu 3 tahun itu Pemerintah Kabupaten Bima, pada tahun 2018 juga mencatat beberapa prestasi yang membanggakan antara lain, di bidang pengelolaan keuangan sejak tahun 2016 sampai dengan tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Bima secara berturut-turut berhasil mempertahankan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.

Di bidang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, Pemerintah Kabupaten Bima memperoleh penghargaan dari Kementerian PAN dan RB Republik Indonesia dengan predikat B, meningkat satu tingkat dibanding tahun 2017 dengan predikat CC.

“Penilaian ini mengandung makna bahwa pelaksanaan program baik bidang penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan telah menunjukkan tingkat efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran, kualitas pembangunan budaya kinerja birokrasi yang berorientasi pada hasil, telah menunjukan peningkatan hasil yang baik,” paparnya.

Lalu pada bidang kualitas Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) perangkat daerah Kabupaten Bima mengalami peningkatan level maturitas (kematangan) SPIP dari level 2 menjadi level 3. Pada bidang kesehatan, Pemerintah Kabupaten Bima memperoleh piagam penghargaan dan ucapan terima kasih atas keberhasilan pembangunan 8 Puskesmas perbatasan dan daerah tertinggal sesuai prototype  tahun 2018 dari kementerian Kesehatan RI, dan Juara I (satu) Dokter Teladan Tingkat Provinsi NTB dan Juara VII (Tujuh) Tingkat Nasional A.n dr. Rolanda Gistenang (Dokter Puskesmas Langgudu)

Di bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak, Pemerintah Kabupaten Bima berhasil meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Pada bidang Inovasi Pelayanan Publik, Pemerintah Kabupaten Bima berhasil meraih 2 penghargaan yaitu Inovasi Sistim Aplikasi Pelayanan Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan yang Berbasis Android (SIMAWAR) dari DP3AP2KB dan Inovasi Sistem Evaluasi, Monitoring dan Pengendalian Pembangunan Daerah E-Monitor Control (MATAROA) dari Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bima, inovasi SIMAWAR telah menjadi duta Kabupaten Bima pada tingkat Nasional.

Suasana penyampaian LKPJ Tahun Anggaran 2018 oleh Bupati Bima. Foto: Ist

Pada bidang Pertanian dan Hortikultura, Pemerintah Kabupaten Bima berhasil meraih penghargaan juara Satu Petani Berprestasi Tingkat Nasional tahun 2018 atas nama Erwin dari Desa Nggembe Kecamatan Bolo. Di bidang Perencanaan Pembangunan pada tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Bima berhasil meraih penghargaan yang cukup membanggakan dalam hal pencapaian indikator strategis Pembangunan Daerah RPJMD Provinsi NTB  2013 – 2018, dengan meraih penghargaan sebagai Kabupaten paling progresif dalam mendorong pengembangan Wisata Budaya dan Geopark Tambora dari Gubernur NTB.

Bupati juga memaparkan, LKPJ akhir tahun anggaran 2018 pada dasarnya merupakan hasil penyelenggaraan urusan pemerintahan pada akhir tahun, sebagai wahana evaluasi tahunan terhadap penyelenggaraan urusan pemerintahan pada tahun berkenaan, yang mencakup urusan desentralisasi, tugas pembantuan dan urusan pemerintahan umum dan mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang dijabarkan lebih lanjut di dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD 2018).

“Arah kebijakan umum pemerintah daerah sebagaimana yang tertuang dalam RPJMD 2016 – 2021 adalah terwujudnya Visi Kabupaten Bima yang Ramah, yaitu (Religius, Aman, Makmur, Amanah dan Handal),” paparnya.

Visi pembangunan Kabupaten Bima tersebut diwujudkan melalui 5 Misi pembangunan, yaitu meningkatkan masyarakat yang berkualitas melalui penerapan nilai-nilai religius dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat. Mewujudkan masyarakat yang aman tertib dan nyaman dengan mengedepankan penegakan supermasi hukum. Meningkatkan kemajuan dan kemandirian ekonomi masyarakat, dalam rangka penanggulangan kemiskinan dan pengangguran didukung tersedianya sarana dan prasarana berbasis tata ruang dan pengelolaan lingkungan hidup.

Kemudian, meningkatkan kemampuan, kejujuran aparatur pemerintah dengan mengedepankan rasa tanggungjawab melalui tata kelola pemerintahan yang baik. Membangun masyarakat yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

Selanjutnya dalam rangka mendukung capaian kinerja pemerintah daerah pada tahun 2018 maka prioritas arah kebijakan pembangunan daerah yang ditetapkan dalam RKPD tahun 2018 adalah, peningkatan pemahaman dan pengamalan agama, mendukung supremasi hukum serta mewujudkan keamanan dan ketertiban. Lalu percepatan pembangunan kantor pemerintahan Kabupaten Bima di wilayah Woha, peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan kualitas kesehatan, pemberdayaan perempuan dan KB, perberdayaan ekonomi rakyat, perluasan lapangan kerja melalui pengembangan komoditas unggulan dan pariwisata serta penyediaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Selain itu, peningkatan produktifitas dan nilai tambah komoditas pertanian, perikanan dan kelautan. Pembangunan infrastruktur transportasi, air minum dan sanitasi serta energi. Penanggulangan bencana, peningkatan kualitas lingkungan hidup serta pengendalian pemanfaatan ruang. Pengembangan kawasan strategis dan cepat tumbuh serta Tata kelola pemerintahan dengan prinsip good governance.

*Kahaba-04

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *