Kuitansi Rp 7 Juta Iming-Iming Jadi Pol PP, Viral di Medsos

Kota Bima, Kahaba.- Dinas Pol PP dan Damkar Kota Bima kini kembali dihujam isu tak sedap. Adalah beredarnya kuitansi yang tercantum angka Rp 7 juta, sebagai persyaratan untuk bisa bekerja di dinas tersebut.

Kuitansi yang beredar di medsos. Foto: Ist

Kuitansi itu pun tengah viral dan dibahas di media sosial. Beberapa akun menyebarluaskan kuitansi dengan matrei 6.000 itu dan menulis status penuh tanda tanya. Beberapa orang pun menuliskan komentar beragam.

Pada kuitansi itu tertera nama IM selaku pihak yang diduga korban iming – iming untuk menjadi pegawai di dinas tersebut. Terdapat juga tulisan dengan tinta pulpen warna hitam, yang berisi untuk pembayaran sebagai jaminan masuk kerja pada kantor satuan Pol PP Kobi (Kota Bima), dan jika saudara IM tidak terkafer maka uang tersebut akan dikembalikan.

Di Kuitansi itu pun tertera jelas nama salah seorang oknum warga inisial HN, membubuhkan tanda tangan di atas materai.

Kepala Dinas Pol PP dan Damkar Kota Bima M Nur Madjid yang dikonfirmasi sejumlah media mengaku kaget. Karena dirinya belum mengetahui masalah tersebut.

“Saya tidak tahu, justru baru tahu dari kalian media,” katanya, Sabtu (31/8).

Ia menegaskan, tentu akan menelusuri soal kuitansi tersebut. Kemudian memanggil pihak – pihak yang memiliki nama pada kuitansi itu.

Nur juga mengungkapkan, yang diketahuinya selama ini Dinas Pol PP dan Damkar tidak ada penerimaan pegawai baru untuk menjadi Pol PP.

“Tidak ada penerimaan pegawai baru di Pol PP,” tegasnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *