Demo Kantor Desa Rada, KMB Tuntut Kejelasan Pengembalian Uang BUMDes

Kabupaten Bima, Kahaba.- Tuntut kejelasan BUMDes Menara Desa Rada Kecamatan Bolo, sejumlah pemuda yang tergabung dalam Kaum Muda Bersuara (KMB) Desa Rada menggelar aksi di kantor desa setempat, Senin (21/9). (Baca. Anggaran BUMDes Menara Rada Dikorupsi Ketua dan Bendahara)

KMB Desa Rada saat menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Desa Rada. Foto: Yadien

Koordinator Aksi Munawir mengatakan, sebelum aksi pihaknya terlebih dahulu melakukan audiensi dengan Pemdes Rada serta pengurus BUMDes beberapa bulan lalu. Saat itu, BUMDes berjanji akan mengembalikan uang yang telah dipakai secara pribadi oleh pengurus dalam kurun waktu yang disepakati. (Baca. Pemuda Desa Rada Pertanyakan Kejelasan Kelola Anggaran BUMDes Menara)

“Namun janji itu, sampai sekarang belum ditepati,” ujarnya.

Kata dia, saat ini pihaknya mendesak Pemdes Rada untuk segera menyelesaikan masalah tersebut. Selain itu, meminta kepada pengurus BUMDes mengembalikan uang negara yang telah mereka pakai secara pribadi.

“Kami di sini atas nama warga. Meminta keadilan,” katanya.

Selain soal keuangan lanjut dia, pihaknya juga menuntut agar Pemdes segera meremajakan pengurus BUMDes Menara karena dianggap tidak becus mengemban tugas dan mengelola badan usaha milik desa tersebut.

“Sesuai aturan, jika mereka dianggap sudah tidak layak, maka ganti,” tegasnya.

Setelah orasi beberapa waktu, massa demonstran masuk ke kantor desa untuk audiensi. Saat itu, massa ditemui Kepala Desa Rada serta pengurus BUMDes.

Kepala Desa Rada Supratman mengapresiasi upaya dan niat baik para pemuda tersebut untuk sama-sama membangun desa.

“Saya apresiasi. Kita semua sama-sama punya keinginan yang baik untuk desa tercinta,” tuturnya.

Menurut dia, selama ini pihaknya tidak berdiam diri. Namun tetap bersurat kepada pengurus BUMDes Menara agar menyelesaikan persoalan itu. Bahkan, sebelum aksi pengurus BUMDes sudah bersedia menyampaikan Laporan Pertanggjawaban (LPJ).

“Mereka katanya siap untuk LPJ,” terangnya.

Kemudian, uang yang dipakai oleh pengurus BUMDes secara pribadi langsung diserahkan kepada Badan Pengawasan di depan massa aksi sebesar Rp 19.500.000. Sementara sisa sebanyak  Rp. 28.100.0 masih mengendap di nasabah simpan pinjam.

“Untuk LJP, kami akan koordinasi dengan BPD, agar dilaksanakan hari kamis,” tandasnya.

*Kahaba-10

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *