Nyabu, Tiga Warga Dibekuk

Kota Bima, Kahaba.– Peredaran Narkotika dan Obat-obatan Terlarang (Narkoba) di wilayah Kota Bima, masih memprihatinkan. Kendati aparat Kepolisian intens menggelar razia, namun peredaran barang haram itu masih saja ‘lolos’ dari pengawasan.

Ilustrasi

Ilustrasi

Tidak terhitung sudah berapa pelaku Narkoba yang ditangkap dan dijebloskan ke dalam penjara, namun tidak lantas nyali para pelaku lain ciut mengedar dan menggunakan Narkoba.

Sabtu (23/11/13) sekitar pukul 21.30 Wita, aparat Kepolisian kembali menangkap tiga pemuda yang diidentifikasi menggunakan Narkoba jenis sabu dan ganja. Mereka adalah AZ (32), Warga Keluarahan Sadia Kota Bima, A (29) warga Desa Talabiu Kecamatan Woha Kabupaten Bima, dan S (29), warga Kampung Bara Kelurahan Paruga Kota Bima.

Bersama pelaku, aparat Kepolisian mengamankan barang-bukti (BB) satu paket sabu dan tiga linting ganja. Selain itu, sejumlah alat hisap sabu dan kertas papir, dua buah isolasi, dan HP berbagai merek.

Tiga pelaku ditangkap aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Rasanae Barat Polres Bima Kota di kompleks Perumahan (BTN) Sarata,  RT 17 RW 06, lingkungan Sarata Kelurahan Paruga Kota Bima. Saat ditangkap, mereka diduga sedang mengonsumsi sabu.

“Ketiga pelaku beserta BB telah diamankan ke Polsek untuk ditindaklanjuti,” ungkap Kapolsek Rasanae Barat, Kompol H. Nurdin, di Mapolsek setempat, Sabtu malam.

Saat penangkapan, kata Nurdin,  tiga pelaku sempat berontak. Bahkan, terhadap aparat yang melakukan penangkapan, mereka teriaki maling. Saat itu, teriakan pelaku memancing suasana sehingga warga berhamburan dan mengejar aparat.

“Beruntung anggota bersiaga lebih awal, sehingga lolos dari massa,” tandasnya.

Diakuinya,  para pelaku merupakan target operasi dalam kasus Narkoba. Aparat Kepolisian sudah lama mengintai gerak-gerik pelaku yang kerap ‘bermain api’ dengan Narkoba. Saat ada kesempatan dan waktunya tepat, aparat Kepolisian langsung membekuk para pelaku yang saat itu sedang asyik nyabu.

*SYARIF

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *