SMAN 2 Kota Bima Mulai Tegas Membina

Kota Bima, Kahaba.- SMAN 2 Kota Bima kini mulai tegas melakukan pembinaan siswa dan guru. Tak akan ada kompromi, tak ada peluang, semua akan diberikan sanksi tegas. Bila tak jitu di bina, sekolah setempat mengancam kembalikan siswa ke orang tuanya.

Siswa SMAN 2 Kota Bima yang terlambat masuk diberikan pembinaan. Foto: Bin

Siswa SMAN 2 Kota Bima yang terlambat masuk diberikan pembinaan. Foto: Bin

Kepala Sekolah SMAN 2 Kota Bima, Imran, SPd mengaku jika dirinya pertama kali masuk dan menakhodai sekolah tersebut, mengaku kaget dengan sistem sekolah yang tidak tegas dan melakukan pembinaan.

Semua terlihat tidak terurus. Mulai dari siswa yang semaunya keluar masuk sekolah, datang terlambat, pulang diwaktu proses belajar serta guru yang juga seenaknya datang mengajar. Bahkan, seringkali ia temui diatas pukul 10.00 WITA, tak ada guru didalam kelas. “Ini masalah besar yang harus segera ditangani,” ujarnya.

Menginginkan sistem akademik berjalan dengan maksimal, ia pun menggelar rapat dengan guru dan membahas langkah kongkrit. “Kita sudah bahas, kita tegakkan aturan sekolah, tanpa ada kompromi, semua harus berjalan dengan baik, sesuai fungsi sekolah yang sebenarnya,” kata Imran.

Diakuinya, langkah itu sudah dilakukan, sejumlah siswa yang datang terlambat pun dibina dan diberikan sanksi, tidak boleh diberikan peluang. Jika masih saja terlambat, orang tua siswa dipanggil. “Tiga kali kami memanggil orang tua, dan siswa tidak berubah, terpaksa siswa kami kembalikan ke orangtuanya,” tegasnya.

Jenis pembinaan yang dilakukannya seperti disentuh sentuh dengan cara religius. Yang terlambat dan tidak patuh pada aturan sekolah, dimasukan ke Musholla Sekolah, membersihkan sekolah dan melaksanakan Sholat Dhuha.

“Tidak hanya siswa terlambat, kami juga sudah tegas mulai menertibkan pakaian, rambut, HP siswa yang tidak boleh dibawa masuk sekolah. Ini harus dilakukan, jika tidak sekolah ini tak akan berubah,” tuturnya.

Imran menambahkan, pembinaan siswa ada itu ada empat pilar. Pertama KBM, kemudian pembinaan siswa, Input seleksi siswa masuk dan Mutasi. “Kalau ini diterapkan dengan baik, maka sekolah akan bagus,” tambahnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *