Warga Sambinae Sampaikan Sejumlah Aspirasi

Kota Bima, Kahaba.- Setelah sebelumnya menyambangi Kelurahan Sarae, 11 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bima Dapil II Kecamatan Rasanae Barat dan Mpunda mengunjungi Kelurahan Sambinae, dalam rangka Reses masa sidang ketiga Tahun 2015.

Reses DPRD Kota Bima Dapil II di Kelurahan Sambinae. Foto: Eric

Reses DPRD Kota Bima Dapil II di Kelurahan Sambinae. Foto: Eric

“Reses ini merupakan kali ketiga agenda dewan, setelah sebelumnya dilaksanakan pada awal dan pertengahan tahun. Kedatangan kami kali ini juga guna menyerap aspirasi warga, demi peningkatan kesehjahteraan masyarakat Kota Bima,” ujar Sudirman DJ, Anggota DPRD Kota Bima, Jumat (18/12) di Lapangan Bola Sambinae Kelurahan Sambinae.

Agenda reses ini untuk menjaring kebutuhan masyarakat, sehingga bisa di akomodir di Tahun Anggaran 2016 maupun di Tahun Anggaran berikutnya.

“Kami siap memperjuangkan aspirasi demi peningkatan pembangunan dan kesehjateraan masyarakat,” akunya.

Nuryatin, Ketua Kader Posyandu Sambinae mengatakan, saat ini kader Posyandu kesulitan memberikan pelayanan maksimal. Terlebih saat ini, fisik posyandu belum dibangun, padahal telah ada lahan kosong yang telah dihibahkan.

“Mewakili kader posyandu, kami ingin bapak dan ibu wakil dewan memperjuangkan aspirasi kami agar dibangunkan Poskesdes. Demi kelancaran pelayanan terhadap masyarakat, lebih khususnya ibu dan  anak,” pintanya.

Sementara itu warga lain, Abdul Hamid meminta kepada anggota dewan untuk memperjuangkan anggaran proyek bronjonisasi, pada lima RT yang selalu menjadi langganan banjir bila hujan datang.

“Sekarang musim hujan, jika durasinya sampai tiga jam, maka sudah pasti air dari gunung akan turun dan membanjiri rumah warga, bukan melalui parit yang telah ada, karena kecil sehingga tidak bisa menampung air hujan yang banyak,” imbuhnya.

Anggota Komisi III Alfian Indra Wirawan yang membidangi pembangunan, menanggapi permintaan masyarakat. Bahwa kemarin jajaran anggota dewan telah mengesahkan anggaran 2016, sehingga hanya bisa dibantu pada anggaran perubahan akhir tahun.

“Pembangunan fisik Poskesdes akan menjadi priorotas kami anggota dewan, pada anggaran perubahan kedepan. Apalagi telah ada lahan yang representatif, kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait,” janjinya.

Mengenai bronjonisasi, juga tetap menjadi atensi utama ke 11 anggota dewan. Mengingat musim hujan telah datang, untuk itu secepatnya akan merumuskan dan memformulasikan dengan berkoordinasi dengan dinas Pekerjaan Umum (PU).

Ditambahkannya, aspirasi warga cukup banyak. Pihaknya akan terus menjaring dan memperjuangkannya. Namun realisasinya tetap melihat skala prioritas dan kemampuan anggaran pemerintah daerah.

*Eric

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *