Atlet Tinju Prapon Asal Kabupaten Bima Keluhkan Tidak Adanya Perhatian Pemda dan KONI

Kabupaten Bima, Kahaba.- Hari Budianto, atlet tinju asal Kabupaten Bima yang akan berlaga di ajang Prapon Nasional di Maluku bulan September mendatang, mengeluhkan tidak adanya perhatian Pemerintah Kabupaten Bima dan KONI serta Pertina Kabupaten Bima. Padahal Hari saat ini sedang menjalani latihan di Mataram, persiapan laga nasional yang tidak lama lagi.

Atlet tinju asal Kabupaten Bima Hari Budianto saat berlatih. Foto: Ist

“Saya sedang latihan di Mataram, tapi tidak ada perhatian dari pemerintah daerah maupun KONI,” keluh Hari Budianto, Sabtu (8/6).

Kata dia, selama latihan, semua biaya hidup dan akomodasi ditanggung sendiri. Padahal sebagai atlet yang akan mengharumkan nama daerah, sudah seharunya dia mendapatkan perhatian biaya hidup selama latihan.

“Untuk beli vitamin selama latihan saja saya pakai uang sendiri di sini. Saya heran, padahal baik KONI maupun pemerintah daerah tahu saya sedang latihan untuk persiapan laga nasional,” tuturnya.

Bahkan, selama latihan dia sempat dirawat di rumah sakit beberapa hari karena kelalahan. Namun lagi-lagi biaya berobat tersebut menggunakan uang pribadi.

Mirisnya lagi sambungnya, baik pemerintah daerah maupun KONI hingga sata ini sulit sekali dihubungi, bahkan oleh pelatihnya.

“Sudah kami hubungi. Tapi tidak bisa. Sulit sekali,” keluhnya lagi.

Ia menambahkan, sejauh ini ia sudah beberapa kali mengharumkan nama Kabupaten Bima di kancah Nasional. Di antaranya Kejurnas Tinju 2009, dan 2016 mewakili NTB.

Untuk itu dirinya berharap, pemerintah daerah dan KONI maupun Pertina Kabupaten Bima agar bisa memperhatikan dirinya yang sedang latihan. Paling tidang memberikan dukungan dan semangat.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *