oleh

Kesulitan Pupuk, Petani di Parado Terancam Gagal Panen

-Kabar Bima-13 kali dibaca

Kabupaten Bima, Kahaba.- Persoalan ketersediaan pupuk subsidi juga menjadi sorotan masyarakat Parado Kabupaten Bima. Pasalnya, disaat tanaman pertanian mereka sudah memasuki masa pemberian pupuk, masyarakat justru belum mendapatkan jatah pupuk dari pengecer karena faktor tidak adanya ketersediaan. (Baca. Warga Timu Blokir Jalan, Geram Karena Tidak Ada Pupuk)

Pemuda Desa Rato Kecamatan Parado Zunaidin. Foto: Ist

Pemuda Desa Rato Kecamatan Parado Zunaidin kepada Kahaba.net mengatakan, saat ini petani yang ada di Kecamatan Parado cemas, karena belum mendapatkan pupuk. Sementara usia padi dan jagung sudah memasuki waktu pemupukan.

“Kalau pupuk terlambat kami dapat, bisa gagal panen,” ungkapnya, Senin (06/01).

Menurut Zainudin, mayoritas masyarakat Parado berprofesi sebagai petani. Mereka mengantungkan hidup dan pendapatannya dari hasil pertanian padi dan jagung. Maka jika pupuk terlambat didapatkan, kegagalan panen akibat masalah pupuk menjadi ancaman bagi petani.

Sementara itu, karena ini merupakan sumber pendapatan utama mayoritas warga, ini bisa menimbulkan dampak sosial dan ekonomi.

“Biaya anak sekolah hingga kebutuhan sehari-hari sumber utamanya dari sini, sehingga keberadaan pupuk secepatnya harus ada solusi,” tandasnya.

Terhadap masalah pupuk tersebut, pihaknya sudah konfirmasi kepada masing-masing pengecer. Stok pupuk pun tidak ada, karena pupuk belum didistribusikan oleh distributor.

“Lantas kalau keadaanya seperti ini, kemana kami mengadu. Maka kami berharap pemangku kepentingan di daerah segera bersikap, Bupati dengarkan jeritan rakyatmu ini,” tuturnya.

*Kahaba-08

Komentar

Kabar Terbaru